Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Semarak Demokrasi ala Pemilu di Pemilihan Ketua RT Trenggalek

A. Daroini
×

Semarak Demokrasi ala Pemilu di Pemilihan Ketua RT Trenggalek

Sebarkan artikel ini
Semarak Demokrasi ala Pemilu di Pemilihan Ketua RT Trenggalek

Trenggalek, Memo
Sebuah inisiatif menarik mewarnai Pemilihan Ketua RT di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Warga RT 02 RW 01 Desa Sawahan sukses menggelar pemilihan Ketua RT dengan nuansa Pemilu sungguhan pada Jumat malam (30/05/2025). Proses yang tak biasa ini menarik perhatian dan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin di tingkat lingkungan.

Sukadi, Ketua Panitia Pemilihan Ketua RT 02 RW 01 Desa Sawahan, menjelaskan bahwa ide awal untuk mengadakan pemilihan yang mirip Pemilu ini datang dari masukan warga. “Awalnya kami hanya ingin musyawarah seperti biasa, tetapi teman-teman mengusulkan agar dibuat semeriah mungkin,” ujar Sukadi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan antusiasme dan memberikan pengalaman demokrasi yang berbeda kepada warga.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif

Seluruh elemen pemungutan suara didesain serupa dengan Pemilu resmi. Panitia menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) lengkap dengan bilik suara, surat suara, kotak suara, hingga tinta untuk mencelupkan jari sebagai bukti telah memilih. Surat suara pun dicetak dengan foto, nama, nomor urut calon, dan tanda tangan panitia, layaknya surat suara Pemilu atau Pilkada.

Dari total 254 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan, setiap Kepala Keluarga (KK) yang sudah menikah mendapatkan satu hak pilih. Warga datang ke TPS dengan membawa undangan yang telah dibagikan sebelumnya, kemudian mendaftar, menerima surat suara, mencoblos di bilik suara, dan memasukkan surat suara ke kotak yang tersedia.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Proses pemungutan suara berlangsung dari pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB, dilanjutkan dengan penghitungan suara. Sebelum TPS dibuka, empat calon Ketua RT yang telah mendaftar sejak 15 hingga 25 Mei 2025 diberi kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi mereka. Proses pendaftaran calon sendiri dilakukan tanpa biaya. Untuk mempercepat pelayanan, panitia menyediakan empat bilik suara.

Lebih dari sekadar formalitas, pemilihan ini juga dimeriahkan dengan hiburan musik electone yang diputar di sekitar area TPS. “Kemarin juga ada hiburan untuk menarik calon pemilih,” tambah Sukadi, menunjukkan upaya panitia untuk membuat acara ini semakin meriah dan menarik minat warga untuk datang dan menggunakan hak pilihnya.

Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan

Pemilihan yang dilaksanakan secara swadaya ini melibatkan 13 anggota panitia dan didukung penuh oleh seluruh masyarakat RT 02. Sukadi mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian acara. “Alhamdulillah, pemilihan berlangsung kondusif dan selesai sekitar pukul 11 malam,” pungkasnya.

Inisiatif ini menjadi contoh inspiratif bagaimana semangat demokrasi dapat ditumbuhkan dan dirayakan, bahkan di tingkat komunitas terkecil. Partisipasi aktif warga dalam proses pemilihan ini menegaskan komitmen mereka terhadap tata kelola lingkungan yang transparan dan akuntabel.