Padang Pariaman, Memo
Sejengkal tanah kuburan menggelembung di Padang Pariaman, menyeramkan. Kuburan salah satu warga, menggelembung dan membesar hingga setinggi 1 meter. Mirip gunung. Dua batu nisan yang ada di tanah itu, juga ikut naik, menyesuaikan tinggi gundukan tanah. Kuburan itu banyak dikunjungi warga sekitar.
Gundukan tanah yang mengelembung disebut ‘diapir’ dikenal dengan nama ‘tanah tumbuh’ Berdasar pakar geologi, itu terjadi karena tanah lapisan bawah lebih ringan dibanding yang atas.
Warga Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat dihebohkan dengan kejadian gundukan tanah yang semakin membesar dan meninggi itu. Sebagian besar warga dibawa ke alam yang menyeramkan. pasalnya, kuburan tersebut, awalnya, kuburan biasa.

Sejengkal Tanah Kuburan Menggelumbung Hingga 4 Meter, Hebohkan Warga
Kuburan Beranak Tumbuh Hingga 1 Meter, gegerkan Warga Padang Pariman, Fenomena Alam Mengerikan
Video yang merekam aktifitas warga menyaksikan fenomena kuburan menggelembung itupun beredar luas di akun sosial media. Dilihat dari video gundukan tanah kuburan, itu membayangkan begitu seramnya lingkungan di sekitar lokasi kuburan berada.
Yang megherankan, batu nisan juga tidak bergerak ataupun rusak dari posisinya. Begitu tanah menggelembung dan menggunung tinggi hingga satu meter, batu nisannya juga ikut meninggi. Tidak berantakan, susunannya. Posisi batu nisan tetap bertengger di antara gundukan tanah itu.

Kuburan Menggelembung
Tanah kuburan menggelembung, menjadi viral, sebelum warga banyak warga yang tahu. Hanya beberapa warga di Narga Nagari Sungai Asam, yang menyaksikan langsung fenomena kuburan yang membesar dan menggunung hingga 1 meter. Videonya menjadi viral. Tampak, dalam video beberapa warga berkerumun dan menyaksikan gundukan tanah kuburan tersebut.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
Kuburan Beranak
Beberapa pengunjung, yang menyaksikan langsung di lokasi, merasa heran, karena hanya dua kuburan di kamam tersebut. Lainnya, tidak mengalami kejadian gundukan tanah menggunung tinggi. Sebagian warga d Nagari Sungai Asam, ada yang menyebut kuburan beranak. KUburan itu membesar dan tumbuh hingga ketinggian 1 meter.
Sebagian warga lain, mengaitkan kejadian tersebut dengan mistis. Namun, mistik yang mengegerkan warga sekitar, tidak memunculkan cerita yang aneh aneh. Hanya cerita dari mulut ke mulut saja.

Membesar Hingga 4 Meter
Tidak hanya sekedar tingginya yang mencapai 1 meter. Diamater kuburan itu, juga mengikuti tanah yang menggelembung. Sisi kanan dan sisi kiri juga membesar. Diamater mencapai 4 hingga 5 meter . Semakin membesar. Berdasarkan rekaman video, terlihat tanah permukaan dua buah makam yang terletak berdampingan naik ke atas membentuk sebuah gundukan dengan lebar diameternya sekitar 4 sampai 5 meter dan tinggi tanah mencapai lebih 1 meter.
Fenomena Diapir atau Tanah Tumbuh
Berdasarkan pengamatan ahli geologi, Ade Edwar, gundukan tanah kuburan yang meninggi disebut ‘diapir’ atau dikenal dengan istilah ‘tanah tumbuh’. Material pada bagian bawah lebih ringan daripada bagian atas. Hal tersebut membuat tanah menjadi lebih tinggi.

Selain diapir, fenomen gundukan tanah yang tumbuh ke atas juga bisa disebabkan karena patahan Sumatera, seperti yang pernah terjadi di pinggir jalan Lubuk Selasih beberapa waktu lalu.
Tanah kuburan menggelembung, setinggi 1 meter, videonya menjadi viral. Kuburan tersebut semakin membesar hingga gundukan tanah berdfiameter 4 – 5 meter, tinggi 1 meter. ( ed )












