Pihak BAZNAS dan TP PKK turut menyampaikan duka cita dan menyerahkan Santunan dari BAZNAS kepada keluarga korban.
Lebih lanjut, Ketua Zainal menyatakan bahwa pendampingan tidak hanya berupa bantuan finansial, tetapi juga dukungan moril dan psikologis.” InsyaAllah kita memberikan pendampingan yang komprehensif dan berkelanjutan sehingga adik-Adik kita mendapatkan layanan maksimal” Pungkasnya.
Pada hari yang sama BAZNAS juga melaksanakan penyaluran bantuan modal usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kecamatan Pace. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Nganjuk, Hj. Soraya, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Nganjuk, Muhammad Dain. Bantuan modal diberikan kepada sejumlah pelaku usaha lokal sebagai bagian dari Program *Nganjuk Sejahtera*.
Menurut memurut pemilik na llengkap Suraya Khusnaniyati, pemberian modal usaha ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat produktif, agar warga yang kurang mampu bisa meningkatkan pendapatan secara mandiri.
Baca Juga: 6 Tahun Jalan Desa Jeblok, Warga Tempel Nekat Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon Pisang Di Jalan
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi awal dari kebangkitan ekonomi masyarakat kecil, terutama pasca pandemi dan tekanan ekonomi global yang masih terasa dampaknya,” Ujar HSoraya kepada 40 Penerima Modal UMKM dari beragam jenis Usaha.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Nganjuk, Ahmad Dain Arif , menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret pelaksanaan visi BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mendukung pengurangan kemiskinan dan ketimpangan sosial di daerah.” penyampaian Modal Usaha untuk UMKM ini bentuk dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ” Pungkasnya. ( Adi )
Baca Juga: Kondisi Situs Peradaban Jawa Kuno Di Baron Kurang Terawat, Begini Tanggapan Pemerhati Budaya....
—












