
NGANJUK,MEMO.CO.ID –
Tradisi masyarakat jawa sangat beragam. Seperti piton piton bayi. Eksistensinyapun sampai sekarang masih kental dan terus diuri uri secara turun temurun.
Baca Juga: Warga Dan Pedagang Geruduk Kantor SPPG Bandar Lor Kediri Karena Dugaan Penipuan
Seperti contoh tradisi sebar uang receh bertepatan dengan moment kelahiran bayi diusia delapan bulan atau diistilahkan masyarakat jawa dengan sebutan piton – piton.
Dibalik tradisi itu mengandung maksud dari keterangan sejumlah nara sumber sebagai tanda syukur atas kehadiran buah hati dan sebagai bentuk amal shodaqoh.
Keunikan dalam tradisi ini dilaksanakan sangat meriah. Karena dihadiri puluhan bahkan bisa ratusan orang untuk sekedar berebut uang receh yang ditebar oleh orang tua bayi.












