NGANJUK, MEMO – 2026 adalah tahun tantangan terbesar bagi pemerintahan desa. Penghematan anggaran atau istilah lain efisiensi anggaran Dana Desa ( DD) mengalami perampingan dana transfer dari pusat cukup signifikan.
Dari kebijakkan pemerintah seperti itu , seperti disampaikan Kepala Desa Kampungbaru, Susilo Dwi Prasetyo ( SDP) berdampak pada roda kegiatan lintas sektor di tingkat desa stagnan atau tidak bisa bergerak.
Baca Juga: Puasa Hari Ke 26,Kang Marhaen Gelar Safari Ramadhan Di Ponpes Ubaidah Kertosono
Terutama yang paling mencolok dipaparkan SDP adalah sektor kegiatan fisik. Seperti pembangunan jalan atau irigasi desa mau tidak mau mulai tahun 2026 ini stop total.

Baca Juga: Korban Skandal Sertifikat Bermunculan, Mantan Sekdes Ngringin Jadi Topik Investigasi
Karena alokasi untuk kegiatan itu masih kata SDP tergeser hampir 80 derajat celcius. Lebih dominan mendansi kegiatan non fisik saja. Fakta yang terjadi nominal efisiensinya untuk DD di Desa Kampungbaru tahun anggaran 2025 mencapai 73%.Sementsara itu
Dari pagu DD sebelum terkena efisiensi sebesar Rp 1.459.902.000,-.
Kini Pemdes yang memiliki luas wilayah terbesar urutan ke 2 di Kecamatan Tanjunganom setelah Desa Sumberkepuh dengan jumlah 12 dusun hanya mengelola anggaran DD ditetapkan sebesar Rp 373 juta.
Dari sisa pagu sebesar itu lebih lanjut disampaikan SDP kepada selurah RT / RW ( formasi baru ) se Desa Kampungbaru yang baru saja menerima SK untuk menerapkan pola kerjasama secara mandiri ( gotong royong).

” Seperti ajaran Bung Karno, agar pembangunan bisa tetap eksis, masyarakat melalui peran RT/RW harus bisa menerapkan pola mandiri. Baik mandiri secara sosial budaya, mandiri secara ekonomi atau mandiri secara infrastruktur,” papar SDP dalam sambutanya dihadapan RT-RW formasi baru se Desa Kampungbaru yang baru saja menerima SK dan honor perdana yang dilaksanakan di pendopo desa setempat pada malam hari ini ( Selasa , 17/03/2026).
Di forum desa tersebut, SDP juga menyampaikan sesuai hasil data statistik infrastruktur Desa Kampungbaru bahwa progres pembangunan fisik selama dia menjabat jadi kepala desa satu periode ini sudah mencapai 98%.

” Patut disyukuri , meskipun DD terpangkas sebesar itu progres pembangunan fisik di Desa Kampungbaru Alhamdulillah capaianya sudah mendekati 100% atau persisnya 98%, ” disampaikan SDP dengan gamblang.
Disampaikan SDP juga bahwa dari hasil progres itu , berarti PR kegiatan fisik khususnya pembangunan jalan dan irigasi desa tersisa hanya 2% saja. Titik lokasi yang belum tergarap disebutkan SDP adalah jalan gang yang ada di Dusun Putuk.
” Dengan kondisi seperti ini, saya harap formasi baru ketua RT – RW harus bisa menerapkan pola mandiri gotong royong. Yaitu mandiri secara ekonomi sosial , mandiri secara budaya staupun mandiri infrastruktur,” tegas SDP.

Untuk diketahui, penyerahan SK yang dibagikan Kades SDP kepada 75 RT/ RW secara simbolis diserahkan kepada Ketua RT 12.
Tugas perdana dari SDP untuk 75 RT /RW disinggung jelang lebaran di upayakan untuk melakukan gerakan serentak gugur gunung kerja bakti bersih bersih lingkungan.
” Kita wujudkan lingkungan di 12 dusun jelang lebaran benar benar bersih. Ini selain untuk memberikan surprise para warga yang mudik kampung. Juga menunjukkan dedikasi ketua RT/RW,” pungkasnya.
Diinformasikan juga penerimaan honor RT/RW perdana dihitung selama tiga bulan ( Januari – Maret ) tanpa dipotong pajak. Plus pihak desa juga akan mengurus BPJS ketenagakerjaan untuk seluruh RT/RW SE desa kampungbaru masa periode 2025 – 2030. ( Adi )












