Example floating
Example floating
Home

SBY Minta Pengamanan Alat Peraga Kampanye untuk Hindari Benturan Fisik

Alfi Fida
×

SBY Minta Pengamanan Alat Peraga Kampanye untuk Hindari Benturan Fisik

Sebarkan artikel ini
SBY Minta Pengamanan Alat Peraga Kampanye untuk Hindari Benturan Fisik
SBY Minta Pengamanan Alat Peraga Kampanye untuk Hindari Benturan Fisik

MEMO

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan keprihatinannya terhadap kerusakan alat peraga kampanye (APK) yang semakin meningkat. Dalam pidato politiknya di Cibubur, Bekasi, beliau menegaskan pentingnya perlindungan dan pengamanan APK dari segala pihak demi mencegah benturan fisik di lapangan.

Baca Juga: Strategi Pemkab Kediri Optimalkan Empat Destinasi Wisata Unggulan Dongkrak Pendapatan Daerah

Mengamankan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Pentingnya Pemilihan yang Tepat

Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan keprihatinannya atas temuan lapangan terkait kerusakan peralatan kampanye (APK). Saat turun ke lapangan untuk berkampanye, ia secara pribadi menyaksikan kerusakan dan pencurian sejumlah baliho partai politik dan calon anggota legislatif di beberapa wilayah.

Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, SBY telah mengunjungi 85 kabupaten/kota, terutama di Pulau Jawa.

Baca Juga: Menikmati Sensasi Tren Sarapan Estetik Gunung Bromo dengan Pemandangan Alam Memukau

“Dalam masa yang akan datang, pengawas pemilu dan penegak hukum harus dapat menjaga dan melindungi APK tersebut,” ujar SBY dalam pidatonya berjudul ‘Indonesia 5 Tahun ke Depan’ di Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, pada hari Rabu (7/2).

Perlindungan APK dan Pemilihan yang Tepat Menurut SBY

SBY meminta agar perlindungan dan pengamanan dilakukan terhadap semua APK yang dimiliki oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota legislatif dari berbagai partai, serta milik seluruh partai politik.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Ornamen Tematik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Stasiun,,,Lebih Berwarna

“Jangan biarkan terjadinya konflik fisik di lapangan karena kerusakan APK ini, karena kurangnya perlindungan dari pengawas pemilu dan penegak hukum,” tambahnya.