Aksi tersebut, lanjut Djoko, dilakukan lantaran anggotanya kesal kepada pemuda pemudi tersebut yang nekat menggelar pesta minuman keras saat berlangsungnya PPKM.
Ironisnya saat diamankan, petugas juga menemukan senjata tajam (sajam) dari salah satu pelaku. Saat ditanya petugas terkait kepemilikan sajam, pemuda-pemudi itu jawabannya nglantur. Sehingga membuat oknum Satpol PP emosi petugas hilang kendali.
“Saat diperiksa, kami menemukan senjata tajam, nah ketika ditanya mereka jawabnya nglentur tidak karuan. Ini yang membuat petugas kami kesal dan hilang kendali,” paparnya.
Djoko menambahkan, tindakan anggotanya itu memang salah dan tidak sesuai SOP. Maka komandan regu dan oknum anggota yang melanggar tersebut sudah diberi sangsi dan tidak boleh mengikuti kegiatan apapun.












