Example floating
Example floating
Home

Sanitiar Burhanuddin Kembali Jabat Jaksa Agung, Bongkar Korupsi Triliunan dan Siap Eksekusi Pelaku!

A. Daroini
×

Sanitiar Burhanuddin Kembali Jabat Jaksa Agung, Bongkar Korupsi Triliunan dan Siap Eksekusi Pelaku!

Sebarkan artikel ini

Selama kepemimpinannya, Kejaksaan Agung berani menerapkan hukuman mati bagi pelaku korupsi besar, seperti dalam kasus ASABRI dan Jiwasraya. Selain itu, Burhanuddin juga berhasil membongkar kasus dengan kerugian keuangan negara yang signifikan, di antaranya korupsi BTS Kominfo senilai Rp 8,32 triliun, serta kasus Duta Palma Grup dengan kerugian mencapai Rp 78 triliun.

Tak ketinggalan, korupsi terkait ekspor minyak sawit mentah (CPO) turut diusut tuntas karena berdampak pada kebutuhan hidup masyarakat luas.

Baca Juga: Langkah Strategis Pemkab Magetan Dorong Sayur Lokal Masuk SPPG Siap Edukasi Petani Agar Sesuai PSAT BGN Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

Penegakan Hukum Terukur dan Humanis

Burhanuddin dikenal tidak hanya tegas dalam memberantas korupsi tetapi juga menerapkan prinsip restorative justice dalam kasus-kasus tertentu untuk menghadirkan rasa keadilan di masyarakat.

“Kejaksaan Agung di bawah Burhanuddin sangat transparan, terukur, dan humanis. Namun, untuk pelanggaran berat seperti korupsi oleh pejabat negara, tak ada kompromi—hukum ditegakkan sekuat-kuatnya,” lanjut Yhanu.

Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik

Kejaksaan Agung era Burhanuddin juga berhasil menuntaskan perkara besar yang melibatkan pejabat tinggi negara, seperti menteri, anggota DPR, dan pejabat kementerian. “Kasus-kasus ini sangat kompleks karena melibatkan politisi, pejabat, hingga pengusaha besar. Namun Kejaksaan Agung berhasil menegakkan kebenaran dan membuktikan kesalahan para pelaku di hadapan pengadilan,” tegasnya.

Dengan kombinasi keberanian dan komitmen pada prinsip keadilan, Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Burhanuddin telah menghadirkan penegakan hukum yang tajam ke atas, namun tetap humanis ke bawah.

Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Lokasi Bencana Longsor, Dua Polisi Terhimpit Truk Militer