” Untuk pembangunan pagar malam tidak menggunakan dana desa, tapi murni dana perorangan. Hari ini warga mulai mengawali gotong royong,” ujar Mbah Kamto tokoh masyarakat setempat.
Masih kata Mbah Kamto bahwa Ramadhan bulan sekedar bulan puasa, tapi juga momentum pembaruan diri. Dan tak kalah pentingnya di bulan ramadhan memprrkuat harapan yaitu menjaga tradisi tetap lestari untuk generasi penerus.

” Tujuan adanya tradisi-tradisi ini mulai dari mempererat silaturahmi, doa bersama, hingga ungkapan syukur atas rezeki dan nikmat yang diberikan,” jelas Mbah Kamto juga.
Untuk diinformasikan juga bahwa Pemerintah akan menetapkan awal puasa 2026 secara resmi melalui sidang isbat pada 17 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. ( Adi )












