Example floating
Example floating
BLITAR

Samanhudi Anwar Calon Kuat Ketua DPC PDI-P Kota Blitar

Prawoto Sadewo
×

Samanhudi Anwar Calon Kuat Ketua DPC PDI-P Kota Blitar

Sebarkan artikel ini

“Tapi kalau memang diberi amanah kembali menahkodai PDIP Kota Blitar, maka Program APBD Pro Rakyat akan bisa kembali diwujudkan untuk kesejahteraan warga Kota Blitar,” pungkasnya.

Samanhudi Anwar dengan tegas turut menyatakan kesiapannya mengembalikan kejayaan PDIP Kota Blitar, setelah namanya diusulkan jadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) periode 2025-2030.

Baca Juga: Era Digital dan Tantangan Akurasi, Jairi Irawan Gelar Diskusi Bersama Jurnalis Blitar

“Yang mengusulkan PAC Sananwetan dan Sukorejo, sedangkan Kepanjenkidul mengusulkan calon lain,” ujarnya.

Diketahui, pada Pileg 2024 lalu kursi PDIP Kota Blitar berkurang, dari semula 10 menjadi 8 kursi dari total 25 kursi di DPRD setempat. Demikian juga pada Pilkada Kota Blitar 2024, pasangan calon yang diusung PDIP juga kalah.

Baca Juga: Retribusi atau Pungli? Jalur Perbatasan Blitar–Malang Disorot

Kekalahan ini terjadi pertama kalinya bagi PDIP dalam 24 tahun terakhir di Kota Blitar, yang dikenal sebagai kandang banteng. Karena sebelummya pasangan calon yang diusung PDIP selalu menang, dalam Pillkada di Bumi Bung Karno julukan Kota Blitar.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim, ketika dikonfirmasi membenarkan Samanhudi Anwar masuk dalam tujuh nama calon Ketua PDIP Kota Blitar periode 2025-2030.

Baca Juga: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Wabup Beky Paparkan Fokus Pemkab Blitar

“Iya benar, ada tujuh nama calon Ketua DPC PDIP Kota Blitar yang sudah dikirim ke DPD PDIP Jatim,” kata Syahrul.

Adapun ketujuh nama calon Ketua DPC PDIP Kota Blitar tersebut diantaranya: Samanhudi Anwar, Yudi Meira (Anggota DPRD Kota Blitar), Nurali, Sutanto/Genik, Sudarwati, Sukarji (Pengurus DPC) dan dr Syahrul Alim (Ketua DPRD Kota Blitar).

Informasinya usulan calon Ketua DPC PDIP Kota Blitar dari PAC Sananwetan: Samanhudi Anwar, Yudi Meira dan Sukarji. Kemudian PAC Sukorejo: Samamhudi Anwar, Nurali dan dr Syahrul Alim, dan PAC Kepanjenkidul: Yudi Meira, Sutanto/Genik dan Sudarwati.*