[ad_1]
Kediri, Memo
Supariyo (65) warga jalan Asparaga, Dusun Tegalsari, Desa Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri diketemukan dalam posisi menggantung ditiang belakang rumahnya menggunakan seutas tali tambang. Korban diketahui pertama kali oleh Santoso (50) dan Widodo (40) warga setempat, Selasa (25/6/2019) siang.
Dari data yang didapat, kejadian bermula saat kedua saksi Santoso dan Widodo pulang kerja sekitar jam 12.00 WIB. Saat itu kedua saksi melintas didekat rumah korban. Mereka terkejut melihat korban dalam posisi menggantung di tiang belakang rumahnya.
Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan
Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Kasun setempat Matsudi (50) dan diteruskan ke Polsek Pare.
Begitu mendapatkan laporan, petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Kediri dan dokter Pukesmas Pare langsung mendatangi lokasi kejadian.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Kapolsek Pare, AKP Mustakim membenarkan kejadian tersebut, korban gantung diri menggunakan tali tambang warna biru yang diikat di lehernya dan menggantung, sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.
“Dari hasil pemeriksaan Piket Inafis Polres Kediri dan Dokter Puskesmas Pare dr. Norman Alfyanto, tidak diketemukan tanda tanda penganiayaan atau kekerasan, “jelasnya.
Masih kata AKP Mustakim, dari keterangan yang didapat saksi yang didapat, korban menderita sakit menahun Hernia dan sudah beberapa kali operasi namun belum juga sembuh serta diduga depresi.












