“Dari para tokoh yang telah mendahului kita, kita belajar konsistensi, keberanian, dan komitmen memperjuangkan kebaikan untuk negeri,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Saan juga menanggapi aspirasi masyarakat terkait isu global, termasuk desakan agar Indonesia keluar dari “Board of Peace” menyusul serangan terhadap Iran oleh Amerika Serikat dan Israel.
Baca Juga: Gus Tamim Gaungkan Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Greenhouse Skala Kecil
Ia menyatakan seluruh aspirasi publik akan ditampung dan dibahas lebih lanjut di parlemen.
“Semua aspirasi tentu akan kita diskusikan dalam forum DPR,” katanya.
Baca Juga: Sidak TKP2OM di Blitar Kota, Kapolres Pastikan Keamanan Produk untuk Masyarakat
Saan turut mengecam serangan terhadap Iran, terlebih terjadi di bulan suci Ramadan saat umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa.
“Serangan seperti itu bertentangan dengan prinsip kemanusiaan, apalagi dilakukan di bulan suci,” pungkasnya.
Safari Ramadan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Di pusara proklamator, doa-doa dipanjatkan dan semangat untuk menjaga Indonesia tetap menyala.**












