Example floating
Example floating
BLITAR

RW 5 Gedog Kota Blitar Diverifikasi Tim STBM 5 Pilar Kemenkes, Raih Apresiasi atas Sanitasi dan Pengelolaan Lingkungan

Prawoto Sadewo
×

RW 5 Gedog Kota Blitar Diverifikasi Tim STBM 5 Pilar Kemenkes, Raih Apresiasi atas Sanitasi dan Pengelolaan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Blitar, Memo.co.id

Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar yang dicanangkan Kementerian Kesehatan RI kembali menyasar Kota Blitar. Tim verifikator dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur bersama jajaran Kemenkes melakukan kunjungan lapangan ke RW 5, Lingkungan Ngrebo, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga: Budayawan Jatim Dorong Pemerintah Wajibkan Indonesia Raya 3 Stanza di Upacara dan Media

Ika Puspitasari, perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur sekaligus anggota tim verifikator STBM 5 Pilar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penerapan sanitasi yang sehat di masyarakat sudah berjalan sesuai standar nasional.

“Seperti yang telah kita informasikan tadi, hari ini kami mengadakan verifikasi lapangan untuk program sanitasi total khusus masyarakat 5 pilar. Jadi, mulai dari memastikan bahwa masyarakat Kota Blitar tetap stop melakukan Buang Air Besar (BAB) sembarangan, lalu tentang cuci tangan pakai sabun, lalu pengelolaan makanan dan minuman di rumah tangga, termasuk pengelolaan sampah dan limbah cair,” ungkapnya.

Baca Juga: Program MBG Resmi Bergulir di Sananwetan, SPPG Sananwetan Gedog 3 Jangkau 13 Sekolah

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi atas capaian masyarakat RW 5 yang dinilai sudah menerapkan pola hidup bersih dan sehat sesuai indikator yang ditetapkan. “Alhamdulillah untuk RW 5 ini tadi sudah memenuhi indikator-indikator 5 pilar, semua sudah mempraktekkan seperti cuci tangan pakai sabun, termasuk sarananya juga sudah bagus,” tambah Ika.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Gedog, Suprabowo, menyambut baik kunjungan tim verifikator. Ia menilai kehadiran Kemenkes menjadi bukti nyata bahwa program pemerintah pusat hingga tingkat kelurahan berjalan efektif. “Kami mengapresiasi seluruh tim dari Kementerian Kesehatan RI yang memberikan penilaian terhadap Kelurahan Gedog. Hal ini memberikan sinyal, bahkan Pemkot telah memberikan kontribusi kepada pemerintah pusat. Sehingga, Kota Blitar mendapatkan barometer sebagai kota bersih dengan sanitasi, bank sampah, pengelolaan air minum sehat dan industri kreatif,” tuturnya.

Baca Juga: Hangatnya Ramadhan di Wisma Aspirasi Srengat, Supriadi Gelar Silahturahmi dan Buka Bersama Ratusan Warga

Suprabowo juga menambahkan, dari lima RW di Kelurahan Gedog, seluruhnya mendapatkan penilaian positif terkait program lingkungan dan sanitasi. “Dari lima RW di Kelurahan Gedog, tim memberikan apresiasi, bank sampah, air SPAM, penghijauan lingkungan (KWT). Khusus RW 5 dinilai berhasil dalam pengelolaan air SPAM di RT 2,” jelasnya.

Program STBM 5 Pilar sendiri mencakup: (1) Stop Buang Air Besar Sembarangan, (2) Cuci Tangan Pakai Sabun, (3) Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, (4) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, serta (5) Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga. Lima pilar ini ditujukan untuk membangun budaya hidup bersih yang berkelanjutan di masyarakat.

Verifikasi lapangan di Kelurahan Gedog akan berlangsung selama dua hari, dan hasil penilaian resmi rencananya akan diumumkan pada Jumat (3/10/2025). Dengan capaian positif yang diraih RW 5, diharapkan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Kota Blitar sebagai salah satu kota dengan standar sanitasi yang baik, mendukung tujuan nasional menuju Indonesia Sehat 2030.**