“Pembangunan Graha Pandawa dan Masjid Baitusy Syifa’ adalah wujud nyata komitmen kami dalam memberikan layanan kesehatan yang holistik — tidak hanya dari segi medis, tetapi juga kenyamanan dan spiritualitas. Kami ingin rumah sakit ini menjadi tempat yang ramah, manusiawi, dan berorientasi pada pemulihan menyeluruh,” ujar dr. Endah.
Ia menambahkan, Graha Pandawa terdiri dari 8 lantai yang dirancang modern dan fungsional:
Baca Juga: HPN 2026, PWI Blitar Raya Bahas Potensi Jeratan KUHP bagi Insan Pers
Lantai 1: Lobby, coffee shop, mini market, pendaftaran, informasi, kasir, radiologi, farmasi, dan X-ray
Lantai 2: 12 ruang poliklinik eksekutif dan layanan medical check up
Lantai 3: Klinik dermatologi, venerologi, estetika (DVE), bedah plastik, ortodonti, dan fertilitas
Lantai 4 & 5: Masing-masing 5 ruang rawat inap standar dengan total 20 tempat tidur per lantai
Baca Juga: Safari Ramadan NasDem di Blitar, Saan Mustopa Serukan Persatuan di Pusara Bung Karno
Lantai 6: 10 ruang rawat inap VIP
Lantai 7: 6 ruang rawat inap VIP dan 2 ruang rawat inap VVIP (Suite Presiden)
Lantai 8: Rooftop
Di akhir pernyataannya, dr. Endah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan ini. Ia berharap keberadaan Graha Pandawa dan Masjid Baitusy Syifa’ dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. **












