Untuk RSUD Panggul, DPRD mengusulkan kenaikan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar untuk menutupi kekurangan gaji pegawai selama enam bulan. Sukarodin menjelaskan bahwa peningkatan kelas RSUD Panggul belum menjadi prioritas tahun ini karena masih ada pekerjaan rumah, seperti pembangunan lantai dua yang belum teranggarkan. Ia mengusulkan agar anggaran pembangunan tersebut diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) jika memungkinkan.
Dalam kesempatan yang sama, Sukarodin juga menyinggung keluhan masyarakat terkait kekurangan obat di beberapa puskesmas. Ia memastikan masalah ini tidak akan terulang pada tahun 2026. Peningkatan pendapatan dari BLUD puskesmas akan dimaksimalkan untuk pengadaan obat di tahun mendatang. (Adv/Hamzah)
Baca Juga: Arena Sabung Ayam Muncul Lagi di Trenggalek, Warga Resah: Dekat Masjid, Ramai Sampai Larut












