Presiden Jokowi menyadari bahwa mengubah perilaku masyarakat agar mau menggunakan transportasi publik bukanlah hal yang mudah. Hal ini diperlihatkan dengan kenyataan bahwa kapasitas penumpang MRT Jakarta, yang telah beroperasi sejak tahun 2019, masih belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah hingga saat ini.
“Iya, memang tidak mudah. Sebagai contoh, saya melihat MRT seringkali penuh, tetapi kapasitasnya yang seharusnya mencapai 180.000 penumpang per hari, saat ini masih berada di angka 80.000. Masih ada kapasitas yang belum terisi sepenuhnya,” ujar Jokowi.
Jakarta dalam Sorotan: Mengatasi Kemacetan dan Polusi Menuju Transportasi Publik yang Lebih Baik
Mengatasi kemacetan dan polusi di Jakarta bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan komitmen pada transportasi publik yang lebih baik dan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, ada harapan bahwa Jakarta dapat menjadi kota yang lebih bersih dan berkelanjutan di masa depan.












