Example floating
Example floating
Home

Revolusi Kesehatan Terbaru di Ibu Kota Negara

Alfi Fida
×

Revolusi Kesehatan Terbaru di Ibu Kota Negara

Sebarkan artikel ini
Revolusi Kesehatan Terbaru di Ibu Kota Negara
Revolusi Kesehatan Terbaru di Ibu Kota Negara

Suwito juga mengatakan bahwa OIKN akan memperkenalkan sistem telemedicine yang canggih, mirip dengan aplikasi Halodoc yang sudah dikenal luas masyarakat.

Langkah Berani Otoritas Kesehatan untuk Menarik Pasien Lokal Kembali

Dengan adanya telemedicine yang sedang dikembangkan oleh OIKN, pasien akan lebih mudah karena tidak perlu datang langsung ke rumah sakit untuk berobat atau berkonsultasi. Jika perlu bertemu, pasien dapat memilih tempat pelayanan kesehatan dan dokter yang diinginkan.

Baca Juga: Langkah Strategis Pemkab Magetan Dorong Sayur Lokal Masuk SPPG Siap Edukasi Petani Agar Sesuai PSAT BGN Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

“Dengan telemedicine, bukan hanya pencatatan pelaporan, tapi lebih dari itu untuk memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di IKN,” ungkapnya.

Meskipun begitu, masalah warga negara Indonesia yang mencari pengobatan di luar negeri telah menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan di Kementerian Kesehatan, Jokowi mengungkapkan keprihatinannya terhadap hal tersebut.

Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik

Jokowi mencatat bahwa sejumlah besar masyarakat memilih berobat di negara seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Korea, Eropa, dan Amerika. Hal ini menyebabkan devisa Indonesia sebesar ratusan triliun rupiah mengalir ke luar negeri.

“Kita kehilangan US$11,5 miliar, jika dirupiahkan setara dengan Rp180 triliun. Karena warga kita enggan berobat di dalam negeri,” kata Jokowi dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2024 di ICE BSD, Tangerang.

Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Lokasi Bencana Longsor, Dua Polisi Terhimpit Truk Militer

Jokowi menyadari bahwa fasilitas dan pelayanan kesehatan di Indonesia belum mencapai tingkat optimal. Ia mencatat bahwa 90 persen bahan produksi farmasi masih diimpor dan 52 persen alat kesehatan juga berasal dari luar negeri. Oleh karena itu, Jokowi menekankan pentingnya memperkuat industri kesehatan dalam negeri.

“Ada alasan mengapa orang enggan berobat di dalam negeri. Ini adalah masalah yang harus diselesaikan,” tegasnya.

Upaya Menarik Pasien Lokal: Transformasi Layanan Kesehatan Menuju Standar Global di Ibu Kota Negara

Transformasi dalam sistem kesehatan Ibu Kota Negara (IKN) bukan hanya sekadar retorika, tetapi upaya konkret untuk menarik kembali pasien lokal yang biasanya mencari pengobatan di luar negeri. Dengan rencana penghapusan sistem kelas di rumah sakit dan pengenalan sistem telemedicine, Otoritas IKN bertujuan untuk memudahkan akses pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Langkah-langkah ini sejalan dengan keprihatinan Presiden Joko Widodo terhadap drainase devisa akibat pengobatan di luar negeri. Sebagai hasilnya, upaya untuk memperkuat industri kesehatan dalam negeri menjadi semakin mendesak sebagai langkah untuk meningkatkan kepercayaan dan pilihan pasien terhadap layanan kesehatan lokal.