Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti menegaskan bahwa kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama dalam upaya pengembangan destinasi wisata. Menurut Hevearita, itulah alasan mengapa objek wisata Jembatan Kaca Hutan Tinjomoyo di Semarang belum dibuka, meskipun bangunannya sudah selesai.
Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur
Dia menyatakan bahwa aspek K3 sangat penting untuk mencegah kecelakaan, seperti yang baru-baru ini terjadi di Banyumas.
“Saya ingin ingatkan, pertama-tama, fasilitas keamanan dan keselamatan harus ada. Karena jika hanya tentang tiket, kita tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan, tetapi jika terjadi, bagaimana dengan P3K-nya, pertolongan pertama? Apakah timnya sudah ada? Bagaimana cara penanganannya?” kata Hevearita.
Baca Juga: Anak Bakar Rumah Orang Tua di Pati Akibat Ayah Bawa Selingkuhan ke Rumah
Untuk itu, Hevearita telah meminta para ahli untuk melakukan survei dan penilaian terkait kelayakan dan keamanan Jembatan Kaca Tinjomoyo. Hasil survei menunjukkan bahwa Jembatan Kaca Tinjomoyo masih belum siap untuk dikunjungi oleh banyak orang.