Merendam teh dalam waktu lama memungkinkan berbagai nutrisi dalam teh keluar dalam jumlah yang lebih besar.
Schwartz menjelaskan, “Anda pasti akan mendapatkan lebih banyak manfaat semakin lama Anda merendam teh. Anda akan mendapatkan lebih banyak flavonoid, polifenol, dan katekin.”
Namun, di sisi lain, merendam teh terlalu lama akan memengaruhi rasa teh. Schwartz mengingatkan bahwa rasa yang dihasilkan tidak akan maksimal.
“Jika Anda merendam terlalu lama, Anda juga akan mengekstrak lebih banyak kafein dan tanin, yang bisa membuat rasa teh menjadi lebih pahit dan kurang enak,” kata Schwartz.
Selain itu, dampak negatif lainnya adalah tingginya kandungan kafein dalam teh tersebut, yang dapat menyebabkan gejala tertentu seperti kegelisahan dan sulit tidur.
Schwartz menjelaskan bahwa setiap jenis teh memiliki waktu merendamnya masing-masing. Secara umum, sebagian besar teh memerlukan waktu 2-3 menit untuk merendam atau menyeduhnya.
Cara yang Tepat untuk Menyeduh Teh Celup: Mitos dan Fakta
Dalam menghadirkan rasa teh yang optimal, waktu penyeduhan adalah faktor penting. Meskipun merendam teh terlalu lama tidak selalu buruk, karena dapat menghasilkan lebih banyak nutrisi, perlu diingat bahwa rasa teh bisa berubah menjadi pahit.
Oleh karena itu, pengetahuan tentang waktu penyeduhan yang tepat sangat berharga. Menurut ahli teh Steve Schwartz, setiap jenis teh memiliki waktu penyeduhan yang berbeda-beda, umumnya berkisar antara 2-3 menit. Dengan memahami titik ‘kematangan’ masing-masing teh, Anda dapat menikmati secangkir teh yang lezat dan bermanfaat.
Jadi, jangan ragu untuk menjalani perjalanan Anda dalam menyeduh teh celup, dan ingatlah bahwa dalam hal ini, tidak ada aturan baku yang harus diikuti. Yang terpenting adalah mencari rasa yang paling Anda nikmati.












