Selain memudahkan pelayanan, e-ticketing Ferizy juga meningkatkan keselamatan dengan data manifest penumpang yang lebih akurat dan jaminan asuransi yang lebih baik. Sistem ini juga telah mengurangi waktu transaksi dan waktu tunggu maksimal pengguna jasa.
Jumlah pengguna Ferizy terus bertumbuh secara konsisten dari tahun ke tahun. Pada tahun pertama peluncuran, Ferizy memiliki 438.108 pengguna, meningkat 81% menjadi 792.808 pengguna pada tahun berikutnya, dan mencapai 1.178.576 pengguna di tahun selanjutnya. Hingga September 2023, jumlah pengguna Ferizy telah mencapai lebih dari 1.600.000.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Saat ini, 15 pelabuhan ASDP telah menerima layanan reservasi melalui Ferizy, dan ASDP akan terus berupaya mengimplementasikan sistem e-ticketing di seluruh cabang pelabuhan untuk digitalisasi yang merata.
Peluang Terbuka Luas: Transformasi Digital dan Sukses E-Ticketing Ferizy oleh PT ASDP Indonesia Ferry
Dengan pertumbuhan pengguna Ferizy yang terus berkembang, lebih dari 1.600.000 pengguna hingga September 2023, dan penerapan sistem e-ticketing di 15 pelabuhan ASDP, perusahaan terus mengukuhkan posisinya sebagai pelaku utama dalam transformasi digital di sektor pelayaran laut Indonesia.
Inovasi ini bukan hanya menghadirkan kemudahan dalam pemesanan tiket, tetapi juga meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan pengalaman pelanggan. Dukungan penuh dari pemerintah dan kesuksesan yang dicapai PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) adalah bukti nyata bahwa transformasi digital dapat memberikan dampak positif yang besar.
Seiring dengan visi pemerintah untuk mendorong teknologi canggih seperti teknologi 5G, perusahaan ini tetap berkomitmen untuk terus berkembang dan menyebarkan digitalisasi di seluruh cabang pelabuhan Indonesia.
Baca Juga: Antrean Panjang Shuttle Bus Pasca Formula E di Jakarta Utara Membuat Pengunjung Keluhkan Pelayanan












