Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Rahasia Mengatasi Krisis Gula: Solusi Inovatif untuk Indonesia Terungkap!

Alfi Fida
×

Rahasia Mengatasi Krisis Gula: Solusi Inovatif untuk Indonesia Terungkap!

Sebarkan artikel ini
Rahasia Mengatasi Krisis Gula: Solusi Inovatif untuk Indonesia Terungkap!
Rahasia Mengatasi Krisis Gula: Solusi Inovatif untuk Indonesia Terungkap!

Dida Gardera, Deputi II Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menyebutkan bahwa untuk mencapai swasembada gula, diperlukan tambahan lahan sekitar 700 ribu hektare sesuai dengan Perpres Nomor 40 Tahun 2023.

Dida menekankan bahwa mencapai target ini tidaklah mudah karena berbagai sektor pertanian, komoditas pangan, dan industri membutuhkan lahan. Dia menyoroti kebutuhan akan fokus pada produktivitas lahan.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

Meskipun demikian, pemerintah dan para pemangku kepentingan tetap berkomitmen untuk menyediakan lahan yang telah ditetapkan dalam Perpres Nomor 40 Tahun 2023.

Dida juga menunjukkan bahwa produksi gula nasional menunjukkan tren penurunan, yang mengakibatkan Indonesia harus melakukan impor gula dalam jumlah yang signifikan setiap tahunnya. Dia menegaskan perlunya menjaga agar impor ini cenderung menurun setiap tahunnya, sementara produksi gula dalam negeri meningkat. Menurutnya, ini adalah tugas bersama yang memerlukan pengorbanan untuk dicapai.

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha, Ketua DPRD Kota Blitar Serukan Semangat Berbagi

Mendorong Inovasi Teknologi dan Fokus pada Produktivitas Lahan: Kunci Meningkatkan Produksi Gula di Indonesia

Dida Gardera, Deputi II Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menambahkan bahwa mencapai swasembada gula membutuhkan tambahan lahan yang substansial.

Meskipun demikian, fokus pada produktivitas lahan menjadi penting, sementara pemerintah dan pemangku kepentingan berkomitmen untuk memenuhi target lahan sesuai Perpres Nomor 40 Tahun 2023.

Baca Juga: Bukan Cuma Ngaji Kitab Kuning MUI Tekankan Urgensi Digitalisasi Pesantren Dan Teknologi Santri Era Kecerdasan Buatan

Dida menyoroti perlunya mengurangi impor gula dengan meningkatkan produksi gula dalam negeri, yang merupakan tugas bersama untuk dicapai.