Namun, Yustinus melanjutkan dengan menyatakan bahwa perspektif kerja dan upah masih bisa menjadi subjek perdebatan. Apakah peserta program magang seharusnya menerima upah atau uang saku? Dalam pandangan Yustinus, mahasiswa yang mengikuti program magang reguler sebenarnya sedang melaksanakan bagian dari kurikulum perkuliahan mereka di lapangan.
Mereka belajar dua hal penting, yaitu mengaplikasikan teori yang telah mereka pelajari di dalam kelas dan mendapatkan pengalaman praktis di dunia kerja.
Pemahaman Program Magang di Kementerian Keuangan: Magang Reguler dan MSIB
Pengertian yang jelas mengenai program magang di Kementerian Keuangan telah disampaikan oleh Yustinus Prastowo. Program magang reguler merupakan bagian integral dari kurikulum perkuliahan, di mana mahasiswa dapat mengaplikasikan teori dalam pengalaman praktis di dunia kerja.
Mereka mendapatkan pengakuan berupa konversi SKS dan sertifikat sebagai apresiasi atas partisipasi mereka. Sementara itu, program MSIB memiliki durasi yang lebih panjang dan fokus pada pengembangan potensi mahasiswa, termasuk pemberian dana Beban Biaya Hidup.
Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan ini, mahasiswa dapat membuat pilihan yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan pendidikan mereka.












