“Penentuan spot didasarkan pada kondisi eksisting yang rusak parah,”tandasnya.
Sesuai kontrak kerja yang tertuang, ditambahkan Agus lama pengerjaan proyek ditarget selama empat bulan. Yaitu, mulai 11 Agustus hingga 8 Desember mendatang.
“Saat ini sudah mulai pengecoran di segmen 1 dan 2 dengan metode separo jalan. Sehingga masyarakat tetap bisa menggunakan jalan tersebut secara bergantian,”imbuhnya.
Sementara itu,kendala yang dihadapi diantaranya mobilitas masyarakat pengguna jalan yang tinggi serta fungsi jalan utama aktifitas masyarakat.
“Lokasinya di daerah pegunungan yang akses jalannya masih sulit dan juga (dilakukan) pengaturan lalulintas,”terangnya.
Agus mengimbau masyarakat Tulungagung secara umum dan masyarakat di wilayah selatan secara khusus untuk bersabar hingga proyek ini rampung dan dipastikan aman sebelum bisa dilalui.
“Kita bersabar sampai waktu selesai perbaikan jalan dan menunggu umur beton estimasi 28 hari baru bisa dimanfaatkan,”pungkas Agus Sulistiyono.(Hamzah)












