NGANJUK, MEMO – Dengan pelaksanaan PHBN tahun 2025 ini diharapkan bisa lebih menumbuhkan lagi semangat gotong royong dan semangat kebersamaan, saling peduli dengan warga masyarakat, sehingga Kamtibmas di wilayah Kecamatan Baron bisa tercipta.
Hal itu seperti disampaikan Camat Baron, Gunawan Wibisono dalam wawancara bersama para awak media berkaitan dengan puncak rangkaian kegiatan PHBN tahun 2025 di wilayah Kecamatan Baron pada malam hari ini ( Kamis, 11/09/2025).
Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Rangkaian kegiatan PHBN masih kata Gunawan Wibisono di mulai pada awal bulan agustus berakhir sampai pada tanggal 11 September 2025.
Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
” Malam hari ini adalah puncaknya. Di isi dengan rangkaian acara bazar dan pameran produk unggulan desa serta ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang muda asli putra daerah yaitu ki Akbar Syahalam,” ucap Gunawan Wibisono.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa
Untuk diketahui , dalam pagelaran wayang kulit malam ini ( Kamis,,11/09/2025) mengambil lakon ” Bimo Suci “. Dalam lakon tersebut menurut Gunawan Wibisono bisa memetik hikmahnya dari perjalanan spiritual sang Brontoseno ( Werkudoro) saat mencari gong susuhe angin banyu perwitosari.
” Perjalanan menuju misi itu penuh tantangan dan rintangan. Digambarkan sebuah ular besar yang melilit tubuh Brontoseno. Karena kegigihan dan keberaniannya rintangan itu bisa terlewati. Pada akhirnya menemukan buahnya yaitu bertemu dengan Dewa Ruci menurunkan ilmu kasampurnan,” beber Gunawan Wibisono.

Dibalik perjalanan Brontoseno seperti itu lebih jauh dikatakan Gunawan Wibisono mengajarkan tentang kunci meraih kesuksesan harus memiliki jiwa kesatria, komitmen dan tidak kalah pentingnya semangat percaya diri harus kuat.
Diinformasikan juga, hasil penilaian team lomba bazar yang diikuti oleh 25 peserta bazar terpilih sebagai juara 1 diraih oleh Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Baron dengan total nilai 259. Untuk juara 2 diraih oleh bazar dari SMPN 1 Baron dengan nilai 254. Dan untuk juara 3 diraih PKK Desa Mabung dengan perolehan nilai 248.

Dari 25 peserta lomba bazar tersebut terdiri dari kelompok PKK dari 11 desa , korwil dinas pendidikan , PPKB dan BPP Kecamatan Baron, lembaga pendidikan (TK, SD,SMP dan SMA/SMK) , Banom NU ( fatayat/muslimat), Puskesmas Baron, KUA juga Karang Taruna Desa Baron.
Sementara untuk tim juri lomba bazar ada 3 orang. Ketiganya memiliki latar belakang kompetensi yang berbeda. Tiga juri tersebut diantaranya Drs. Sigit Priyanto, M.M.Pd. (Pemerhati Literasi)
, Maftuhatun Ni’mah, S.Pd. (Guru dan pelaku bisnis kuliner) dan satu lagi Vivin Amy, S.Pd. (Guru Pemasaran, Perhotelan dan Tata Boga)

Untuk penilaian lomba seperti diutarakan Sigit Priyanto dinilai dari tiga aspek. Yaitu aspek kekompakan, dekorasi stand dan display produk. Untuk kekompakan didukung dari busana , penyambutan dan pelayanan. Sementara untuk dekorasi terdiri dari kebersihan, kerapian dan keindahan stand. Sedangkan untuk penilaian display produk dominan pada penataan/ penyajian produk unggulan. ( Adi)












