Dalam kunjungan itu mas kelana prihatin ia masih menemukan sejumlah bangunan liar yang disebut warga Surabaya sebagai petak. Sedikitnya ada lima petak yang belum dibongkar, meski warga tidak lagi menggunakannya untuk berjualan
Selanjutnya, Kelana menerima banyak keluhan pedagang yang akan memanfaatkan lahan tersebut. Termasuk di dalamnya para pedagang kaki lima., ia menyatakan akan membantu sebisa mungkin .
“Nanti kita akan komunikasikan dengan Pak Gubernur dan ìbu Walikota supaya nanti bisa ditempatkan di rumah susun yang dikelola oleh provinsi,” kata Kelana (Dhanny)
Baca Juga: Prabowo Lantik BG & Tito Jadi Ketua dan Wakil Ketua Kompolnas












