Senada dengan hal tersebut, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tegalsari, Komisaris Polisi (Kompol) Rizki Santoso, menyatakan bahwa pihaknya masih berupaya keras untuk menguak tabir motif di balik tindakan nekat korban.
“Pendalaman terkait latar belakang dan alasan korban melakukan dugaan bunuh diri ini masih menjadi fokus utama penyelidikan kami. Perkembangan terbaru akan segera kami informasikan,” ujar Kompol Rizki melalui pesan singkat.
Baca Juga: Dugaan Pelanggaran Kode Etik di Puskesmas Dupak, Warga Kecewa Pelayanan Gawat Darurat
Di sisi lain, seorang saksi mata bernama Angga (22), yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian, menuturkan bahwa dirinya mendengar suara dentuman keras yang mengagetkan.
Saat kejadian, Angga tengah menikmati kopi di sebuah warung yang terletak di Jalan Kaliasin Pompa, tak jauh dari pusat perbelanjaan tersebut. “Lagi asyik ngopi, tiba-tiba terdengar suara ‘braakk!’ yang sangat keras. Setelah dicek, ternyata ada kabar kalau ada orang yang bunuh diri,” tuturnya dengan nada terkejut.
Informasi yang beredar di kalangan masyarakat menyebutkan bahwa korban, yang diduga merupakan salah satu pengunjung mal, nekat melompat dari area parkiran.
Sebuah rekaman video yang viral di media sosial memperlihatkan kondisi PS saat ditemukan tergeletak di akses parkir, mengenakan kaus berwarna biru, celana panjang hitam, dan sepatu berwarna senada.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus bekerja keras mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi dan menyelidiki secara komprehensif kronologi detail serta motif yang melatarbelakangi insiden tragis yang menggemparkan Surabaya ini.
Garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi kejadian sebagai bagian dari proses investigasi yang sedang berjalan.












