Surabaya, Memo
Suasana malam di jantung Kota Pahlawan mendadak mencekam dengan penemuan sesosok pria yang tergeletak tak bernyawa di area parkir sebuah pusat perbelanjaan elite di kawasan Surabaya Pusat, Minggu (11/5) malam.
Identitas korban diketahui sebagai PS (56), seorang warga yang berdomisili di kawasan Klampis Anom, Surabaya. Kuat dugaan, pria tersebut mengakhiri hidupnya dengan melompat dari ketinggian area parkiran mal.
Baca Juga: Dugaan Pelanggaran Kode Etik di Puskesmas Dupak, Warga Kecewa Pelayanan Gawat Darurat
Bak respons kilat, tim Identifikasi (Inafis) Polrestabes Surabaya bersama aparat dari Polsek Tegalsari segera tiba di lokasi kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan tragis tersebut.
Proses olah TKP dilakukan secara saksama untuk mengumpulkan petunjuk dan fakta terkait insiden ini. Jenazah PS kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Dinas Sosial Kota Surabaya dan dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 23.47 WIB.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Tegalsari, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Phandu Bimantara, mengonfirmasi kebenaran peristiwa pilu tersebut.
“Benar, seorang pria ditemukan meninggal dunia di lokasi parkiran mal. Mengenai detail dari lantai berapa korban diduga melompat, saat ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam,” ungkap AKP Phandu kepada awak media pada Senin (12/5).
Baca Juga: YDSF Salurkan THR Rp.3 Milyar untuk Sekitar 6.000 Guru Al-Quran di Akhir Ramadhan
Lebih lanjut, AKP Phandu menjelaskan bahwa serangkaian pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berpotensi mengetahui jalannya peristiwa tengah dilakukan secara intensif.
“Proses penyelidikan masih berjalan aktif. Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tegalsari, Komisaris Polisi (Kompol) Rizki Santoso, menyatakan bahwa pihaknya masih berupaya keras untuk menguak tabir motif di balik tindakan nekat korban.
“Pendalaman terkait latar belakang dan alasan korban melakukan dugaan bunuh diri ini masih menjadi fokus utama penyelidikan kami. Perkembangan terbaru akan segera kami informasikan,” ujar Kompol Rizki melalui pesan singkat.
Di sisi lain, seorang saksi mata bernama Angga (22), yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian, menuturkan bahwa dirinya mendengar suara dentuman keras yang mengagetkan.
Saat kejadian, Angga tengah menikmati kopi di sebuah warung yang terletak di Jalan Kaliasin Pompa, tak jauh dari pusat perbelanjaan tersebut. “Lagi asyik ngopi, tiba-tiba terdengar suara ‘braakk!’ yang sangat keras. Setelah dicek, ternyata ada kabar kalau ada orang yang bunuh diri,” tuturnya dengan nada terkejut.
Informasi yang beredar di kalangan masyarakat menyebutkan bahwa korban, yang diduga merupakan salah satu pengunjung mal, nekat melompat dari area parkiran.
Sebuah rekaman video yang viral di media sosial memperlihatkan kondisi PS saat ditemukan tergeletak di akses parkir, mengenakan kaus berwarna biru, celana panjang hitam, dan sepatu berwarna senada.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus bekerja keras mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi dan menyelidiki secara komprehensif kronologi detail serta motif yang melatarbelakangi insiden tragis yang menggemparkan Surabaya ini.
Garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi kejadian sebagai bagian dari proses investigasi yang sedang berjalan.












