Example floating
Example floating
Home

Prabowo Subianto Berambisi Melesatkan Ekonomi Indonesia di Atas 8 Persen!

Alfi Fida
×

Prabowo Subianto Berambisi Melesatkan Ekonomi Indonesia di Atas 8 Persen!

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto Berambisi Melesatkan Ekonomi Indonesia di Atas 8 Persen!
Prabowo Subianto Berambisi Melesatkan Ekonomi Indonesia di Atas 8 Persen!

MEMO

Prabowo Subianto, presiden terpilih Indonesia, mengungkapkan ambisinya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negara mencapai di atas 8 persen dalam tiga tahun ke depan. Namun, sejumlah analis ekonomi mengingatkan akan tantangan-tantangan yang harus dihadapi untuk merealisasikan visi yang ambisius ini.

Baca Juga: Ormas Madas Serumpun Siagakan Ratusan Massa Hadang Eksekusi Rumah Jalan Raya Darmo Surabaya

Visi Ambisius Prabowo dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Presiden terpilih Prabowo Subianto bercita-cita menjadikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melesat di atas angka 8 persen dalam tiga tahun ke depan sejak ia resmi menjabat pada 20 Oktober mendatang. Visi ambisius ini disampaikannya saat berbicara di Qatar Economic Forum dan disiarkan melalui Bloomberg Live di YouTube pada Kamis (16/5). Prabowo optimis dapat merealisasikan target tersebut dengan keyakinan yang kuat.

“Saya sangat yakin dan percaya diri. Saya telah berdiskusi dengan para ahli dan mendalami angka-angka yang ada. Saya yakin kita dapat mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen dengan mudah, bahkan saya berkomitmen untuk melampaui angka tersebut,” tegas Prabowo.

Baca Juga: Langkah Berani KPK Usut Tuntas Skandal Kuota Haji 2024 Seret Yaqut dan Jokowi

Menurutnya, pemerintahannya nantinya akan melanjutkan berbagai program yang telah dijalankan oleh Presiden Joko Widodo, seperti program hilirisasi industri dan pencapaian swasembada pangan serta energi, sebagai fondasi utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang diharapkan.

“Pada tahap awal, fokus utama kita akan tetap pada sektor pertanian, produksi dan distribusi pangan, serta pengembangan energi. Kami berkomitmen untuk mempercepat langkah-langkah pro-lingkungan, termasuk dalam produksi biofuel dari minyak kelapa sawit, yang diharapkan akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat kuat,” jelasnya.

Baca Juga: Strategi Pemkab Kediri Optimalkan Empat Destinasi Wisata Unggulan Dongkrak Pendapatan Daerah

Lebih lanjut, Prabowo menyebutkan bahwa dengan menciptakan bahan bakar alternatif dari sumber daya alam yang dimiliki tanah air, seperti biofuel, akan memberikan penghematan yang signifikan dalam anggaran impor bahan bakar minyak.

“Kami saat ini mengimpor minyak senilai US$20 miliar setiap tahun. Penggunaan biofuel akan mengurangi ketergantungan ini secara substansial,” tambahnya.

Analisis Kritis Terhadap Rencana Ekonomi Prabowo

Ronny P Sasmita, Analis Senior dari Institut Aksi Ekonomi dan Strategis Indonesia (ISEAI), mengomentari bahwa cita-cita Prabowo untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi adalah hal yang wajar dan umum dilakukan oleh calon pemimpin. Ia mengakui pentingnya pertumbuhan ekonomi yang tinggi untuk mengangkat Indonesia dari status middle income trap.