Example floating
Example floating
Peristiwa

Polisi Berpangkat Bripka Tikam Polisi di Riau Hingga Tewas, Kabid Propam; Masih Penyelidikan

A. Daroini
×

Polisi Berpangkat Bripka Tikam Polisi di Riau Hingga Tewas, Kabid Propam; Masih Penyelidikan

Sebarkan artikel ini
Polisi Berpangkat Bripka Tikam Polisi di Riau Hingga Tewas

MEMO | Oknum polisi tikam polisi di Riau dalam proses penyidikan
Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Riau Kombes Johanes Setiawan memastikan oknum polisi berinisial Bripka WF yang menikam rekannya hingga tewas masih dalam proses penyidikan.

Dikatakan Kombes Johanes kepada awak media, Kamis, hingga saat ini telah diperiksa tiga orang, termasuk salah satu di antaranya ialah Bripka WF.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

“Masih dalam proses penyidikan. Kalau setelah selesai proses pasti kami sidangkan,” ujar Johanes di Mapolda Riau.

Dipastikan Johanes, Bripka WF dapat dipecat dari Polri atau Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) apabila terbukti bersalah.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

“Kami pastikan kalau terbukti, ancaman terberatnya PTDH. Saat ini tersangka telah ditahan di sel umum,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui seorang polisi bernama Aiptu Ruslan yang bertugas di SPN Polda Riau meregang nyawa usai sangkur menancap di dadanya akibat perkelahian dengan rekan kerjanya di SPN Polda Riau, Selasa (20/12) malam.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Aiptu Ruslan selaku Banit Provos SPN Polda Riau ditikam rekan kerjanya yaitu Bripka WF setelah keduanya sempat cekcok. Pertikaian bermula saat korban menegur pelaku lantaran tak mengikuti apel pembagian tugas. Saat itu pelaku menolak mengikuti apel dan dengan alasan sedang bertugas.

Mendengar jawaban tersebut, korban kemudian menyuruh pelaku untuk push up, namun ditolak oleh pelaku. Keduanya sempat cekcok dan adu mulut sebelum akhirnya dilerai anggota polisi lain.

Namun di hari yang sama Bripka WF kembali bertemu dengan korban dan lagi-lagi terjadi perkelahian. Kali ini tak hanya sekedar cekcok, sebilah sangkur menancap di dada kiri Aiptu Ruslan yang membuatnya bersimbah darah hingga berujung pada kematian.