Blitar, Memo
Perayaan puncak Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-701 yang digelar secara meriah memicu polemik terkait sumber pembiayaannya. Pemerintah Kabupaten Blitar diketahui tidak menggunakan dana APBD, melainkan sepenuhnya mengandalkan sumbangan dari pengusaha.
Baca Juga: Bos Wisata Kampung Coklat Beri THR kepada 7.000 Peserta Pengajian
Hal ini menuai sorotan tajam dari sejumlah pihak, yang mendesak pemerintah untuk bersikap transparan terkait aliran dana donasi tersebut.
Koordinator Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), Moh Trijanto, meminta Pemkab Blitar untuk segera mengumumkan besaran donasi yang telah diterima. Menurutnya, pengumuman ini merupakan wujud transparansi dan dapat menepis dugaan praktik gratifikasi. “Ya harus diumumkan ke publik dong! (Besarnya donasi),” tegasnya kepada Bacaini.ID, Minggu (24/8/2025).
Baca Juga: Cegah Kasus Keracunan, Nurhadi Dukung Evaluasi dan Klasifikasi Dapur SPPG












