Example floating
Example floating
Olahraga

Petrokimia Bangkit dari Ketertinggalan, Hancurkan Asa Pertamina

Avatar
×

Petrokimia Bangkit dari Ketertinggalan, Hancurkan Asa Pertamina

Sebarkan artikel ini

MEMO – Pertandingan sengit tersaji di GOR Jayabaya Kediri pada Sabtu, 19 April 2025, dalam seri pertama final four PLN Mobile Proliga 2025. Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia berhasil mempecundangi Jakarta Pertamina Enduro dengan skor tipis 3-2.

Kemenangan ini menjadi catatan manis pertama bagi Petrokimia setelah sebelumnya harus mengakui keunggulan Jakarta Popsivo Polwan. Hebatnya, mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal 1-2 hingga set ketiga.

Baca Juga: Persik Kediri Sambut Tujuh Amunisi Baru, Siap Arungi Liga 1 Musim 2025/2026

Tim yang diasuh oleh Jeff Jiang tampil dengan susunan pemain yang sama tanpa adanya perubahan inti. Dua pemain asing andalan, Julia Sangiacomo dan Anna Davyskiba, tetap menjadi tumpuan utama dalam mendulang poin.

Pemain-pemain lokal seperti Mediol Yoku, Maya Indri Kurnia, Arnetta Putri, serta libero tangguh Romadhoni juga menunjukkan performa yang solid di sepanjang pertandingan. Kombinasi apik antara pemain asing dan pemain lokal ini terbukti sangat efektif di atas lapangan.

Baca Juga: Live Everton vs Man City: Pertaruhan Poin Krusial di Goodison Park

Pertamina sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu setelah memenangkan set pertama dan set ketiga. Akan tetapi, semangat juang Petrokimia tak luntur. Mereka berhasil membalas ketertinggalan dengan merebut kemenangan di set kedua, keempat, dan set penentuan kelima.

Set pertama menjadi milik Pertamina dengan skor ketat 25-23 setelah servis dari Davyskiba gagal menyeberangi net. Namun, Petrokimia tak menyerah dan berhasil merebut set kedua dengan skor 25-22.

Baca Juga: Meski Tersingkir Secara Dramatis, Harry Kane Beri Pengakuan Mengejutkan Soal Performa Bayern

Pertamina kembali menunjukkan dominasinya di set ketiga dan berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 25-13. Akan tetapi, Petrokimia kembali memberikan perlawanan sengit di set keempat. Dengan permainan yang ngotot, mereka berhasil memenangkan set ini dengan skor 25-22.

Di set penentuan yang penuh dengan tensi tinggi, Petrokimia berhasil memimpin perolehan poin sejak awal dan unggul 8-5 saat terjadi perpindahan sisi lapangan. Akhirnya, mereka berhasil mengunci kemenangan dengan skor 15-9.

Jordan Thompson dan Lana Scherban menjadi penyumbang poin terbanyak bagi tim Pertamina. Sementara itu, pemain lokal Junaidah Santi juga tampil agresif dan memberikan kontribusi signifikan sepanjang jalannya pertandingan.

Sayangnya, performa Pertamina terlihat menurun di set-set akhir, terutama karena banyaknya kesalahan sendiri yang mereka lakukan. Kondisi cuaca panas di Kediri juga disebut-sebut turut mempengaruhi performa para pemain Pertamina.