Example floating
Example floating
Daerah

Pernah Gagal Bunuhdiri, Diulangi lagi, Akhirnya Mati Dengan Cara Gantungdiri

A. Daroini
×

Pernah Gagal Bunuhdiri, Diulangi lagi, Akhirnya Mati Dengan Cara Gantungdiri

Sebarkan artikel ini

kakek-gantungdiri

Mojokerto, Memo.co.id

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif

Depresi beratlah yang membuat Ghani (74) kakek renta tinggal di Dusun Tumpak Sukoharjo, Gedek, Mojokerto, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumahnya sendiri, kemarin. Sebelumnya, dia juga melakuan aksi bunuh diri, dengan cara yang sama dan di tempat yang sama. Namun, bunuh diri kakek tersebut gagal karena ketahuan anak tirinya.

Keponakan Ghani bernama Nuraji, yang tinggal tak jauh dari tempat tersebut mengatakan, Ghani pernah melakukan percobaan bunuh diri. Namun, aksinya diketahui oleh anak tirinya. Karena khawatir diulangi lagi, anak tirinya membawa Ghani ke rumahnya sendiri. Rumahnya sekitar 100 meter dari rumah Ghani.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Ghani pun tidur di kamar anak tirinya tersebut. ” Mungkin, anak tirinya mengira itu sudah tidur. Ternyata, Pak Ghani hanya pura pura. Setelah ditinggal, dia berjalan ke rumahnya lagi, hingga ditemukan mati gantung diri ini,” kata Nuraji

Kapolsek Gedek AKP Heri Susanto menjelaskan, pihaknya mendaptkan laporan gantungdiri dari perangkat desa setempat. Karena laporan itulah, kami bersama petugas identifikasi melakukan lidik di lokasi gantungdiri. ” Letaknya di dapur rumahnya sendiri,” kata AKP Heri Susanto.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Setelah melakukan lidik dan identifikasi mayat Ghani, pihaknya cepat cepat meminta bantuan mobil ambulan untuk membawa mayat tersebut ke Puskesmas terdekat. Petugas melakuakn visum luar, untuk melengkapi penyhelidikannya. Tidak ada tanda tanda penganiayaan. Korban murni bunuh diri dengan vara gantung diri di dapur rumah, tambah kapolsek gedek Mojokerto.

Kakek Gani lebih banyak sendiri di rumah. Sedangn istrinya Tunah dan anak tirinya hidup di rumah masing-masing. Kondisi Tunah saat ini juga lebih banyak di rumah, karena sakit-sakitan. Tiap hari Ghani tak kerja, setiap hari ya cuma menanam pisang dan merawat kebun di pekarangan rumah. ( ed )