
Kediri Memo.co.id
Tim gabungan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kota Kediri, Satnarkoba Polres Kediri Kota serta Dinas Kesehatan Kota Kediri melakukan razia kepada sejumlah pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya di sekolah-sekolah yang berada di kota kediri, Kamis (13/10). Razia kali ini dilakukan untuk antisipasi peredaran permen yang diduga mengandung narkoba.
Kepala Disperindagtamben Kota Kediri Yetty sisworini mengungkapkan razia ini dilakukan setelah adanya informasi peredaran permen yang diduga mengadung narkoba. Salah satu jenis permen yang diduga berbahaya tersebut adalah permen jari.
Disperindag dengan Dinkes serta Satnarkoba polres kediri menindaklanjuti informasi tersebut dan merazia beberapa PKL yang menjual makanan di beberapa sekolah di Kota Kediri.
Hasilnya, petugas berhasil menemukan belasan permen jari-jari yang diduga mengandung zat adiktif, unsur narkoba.
Dari pantauan Memo.co.id SDN Banjaran 4 Kota Kediri menjadi sasaran pertama razia gabungan. Dari sejumlah pedagang yang diperiksa petugas tidak berhasil menemukan permen yang dicari. Akhirnya petugas hanya memberikan sosialisasi tentang bahaya permen mengandung unsur narkoba tersebut.
Setelah usai memberikan sosialisasi kepada pedagang di SD Banjaran 4, razia dilanjutkan ke TK/SD Al Falah, Kecamatan Pesantren. Di tempat tersebut petugas menemukan permen jari-jari dari salah satu pedagang kaki lima yang berjualan di luar pagar sekolah.