Amerika Serikat: Menyatakan keprihatinan mendalam dan berharap agar konflik dapat segera diakhiri melalui jalur damai.
Uni Emirat Arab dan Qatar: Mengeluarkan seruan mendesak kepada kedua negara untuk menahan diri dan mengedepankan solusi diplomatik.
China: Menyesalkan tindakan serangan India dan mendesak kedua belah pihak untuk memprioritaskan stabilitas dan perdamaian regional.
Israel: Secara tegas menyatakan dukungan terhadap hak India untuk membela diri dari ancaman terorisme.
Ancaman Perang Nuklir dan Keterlibatan Kekuatan Asing:
Eskalasi konflik ini memicu kekhawatiran global akan potensi perang yang lebih besar, mengingat status India dan Pakistan sebagai negara dengan kapabilitas nuklir. Dengan perkiraan masing-masing memiliki sekitar 170 hulu ledak nuklir, eskalasi yang tidak terkendali dapat membawa konsekuensi yang mengerikan bagi kawasan dan dunia.
Baca Juga: Perbatasan Kashmir Membara! Serangan Maut Picu Perang Kata dan Aksi Balasan India-Pakistan
Situasi semakin rumit dengan adanya potensi keterlibatan kekuatan asing. Pakistan diketahui memiliki hubungan militer yang erat dengan China, yang memiliki jet-jet tempur canggih. Dukungan China terhadap Pakistan dapat memperpanjang dan memperumit konflik.
Para analis politik memperkirakan bahwa respons lebih lanjut dari Pakistan terhadap serangan India hampir tidak terhindarkan. Dunia kini menanti dengan cemas langkah selanjutnya dari kedua negara, sambil berharap upaya diplomatik internasional dapat segera membuahkan hasil untuk mencegah kawasan Asia Selatan terjerumus ke dalam jurang peperangan yang lebih dahsyat. Mata dunia tertuju pada setiap pergerakan di perbatasan yang kini membara.
Baca Juga: Terungkap! 'Dog Fight' 1 Jam di Langit Kashmir: Jet Tempur China 'Sikat' 3 Rafale India












