Example floating
Example floating
Life Style

Penyakit Jantung Koroner, Risiko dan Cara Mencegahnya

A. Daroini
×

Penyakit Jantung Koroner, Risiko dan Cara Mencegahnya

Sebarkan artikel ini

Penyakit jantung koroner masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Salah satu jenis dari penyakit jantung ini, adalah penyumbang tertinggi kasus mortalitas.

Baca Juga: Langkah Hijau Volume Sampah Ramadhan Di Bondowoso Potensi Meningkat Sarkaspace Hadirkan Drop Box Khusus Botol Plastik Untuk Jaga Kebersihan Kota

Menurut data, hampir 9 juta jiwa melayang setiap tahunnya akibat kondisi mematikan, jika tidak terkontrol ini.

Penyakit jantung koroner sendiri sebuah kondisi, yang ditandai dengan adanya penumpukan lemak pada dinding arteri.

Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur

Kondisi ini dapat dipicu oleh kondisi kesehatan lain, seperti diabetes dan darah tinggi.

Paparan polusi udara, dan konsumsi alkohol, adalah beberapa faktor penyebab lainnya.

Baca Juga: Fakta!!! Penumpang Daop 7 Madiun Meningkat 4,6 Persen pada Masa Nataru 2025/2026 Dibanding Tahun Sebelumnya

Selain di atas, gaya hidup yang buruk merupakan faktor paling klasik penyebab penyakit jantung koroner.

Kebiasaan orang duduk terlalu lama, tidak peduli di kantor atau saat mereka work from home, juga dapat memicu masalah yang dimaksud.

Agar terhindar dari masalah yang disebabkan gaya hidup sedentari ini, bergerak lebih banyak di setiap satu jam kerja Anda, adalah sangat dianjurkan.

CIRI LAIN JANTUNG BERMASALAH

Pada skala yang lebih kecil, masalah jantung yang dimaksud, dapat memicu kondisi lain bernama angina.

Angina sendiri dikenali dengan ciri-ciri khusus, seperti rasa sakit di dada, meski tidak memicu kondisi yang berpotensi fatal.

Pada kasus berbeda, jantung yang berdebar-debar adalah salah satu ciri dari perubahan pada sistem kelistrikan jantung.

Jantung bisa secara tiba-tiba berdebar dengan irama cepat, namun bisa juga sebaliknya.

Kondisi ini menurut Healthline, disebut sebagai aritmia, atau abnormalitas pada kerja ritme jantung.

Tidak peduli jenis penyakit jantung mana yang Anda derita, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan untuk mencegah hal yang fatal.

CARA MENCEGAH

Penyakit jantung tentunya dapat dicegah dengan rutin berolahraga, selain juga konsumsi makanan tertentu.

Salah satunya adalah coklat hitam atau dark chocolate. Temuan ini diungkap Profesor Saverio Stranges dalam British Journal of Nutrition.

Berkat kandungan antioksidan, lebih tepatnya flavonoid, sebuah molekul yang dapat mencegah kerusakan pada beberapa sel tubuh, konsumi dark cocholate sangat dianjurkan.