Jombang, Memo
Pengusaha nahdliyyin Jawa Timur (Jatim) menghadiri acara halal bihalal dan bisnis forum yang digelar di GOR Hasbullah Said PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang, Jawa Timur, Minggu (15/5/2022). Pengusaha dari berbagai kabupaten/kota nampak dalam acara itu.
Baca Juga: Tragis Balita Empat Tahun Tewas Tenggelam di Empang Gresik Saat Asyik Bermain Sendirian
H Abdul Hanan Majdy atau Gus Hanan, sebagai tuan rumah, menyampaikan sambutan selamat datang kepada seluruh hadirin. Dia kemudian menunjukkan empat foto tokoh yang terpajang di panggung. Dari empat tokoh itu, tiga di antaranya sudah familiar, yakni pendiri NU, KH Hasyim Asyari, KH Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri.
“Nah, foto satu lagi itu banyak yang tidak tahu. Padahal beliau memiliki peran besar juga dalam NU. Beliau adalah KH Hasan Gipo. Pendiri Nahdlatut Tujjar bersama KH Wahab Chasbullah. Kiai Hasan Gipo juga Ketua Tanfidziyah PBNU pertama. Jadi Ketua PBNU pertama itu seorang pengusaha,” ujar Gus Hanan.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
Nahdlatut Tujjar atau kebangkitan kaum saudagar merupakan salah satu organisasi embrio NU yang dibentuk sebagai upaya perlawanan sekaligus pemberdayaan rakyat. Organisasi tersebut saat itu menerapkan manajemen organisasi ekonomi profesional dengan struktur dan pembagian tertata rapi.
“Beliau-beliau itu berani melawan kapitalis VOC Belanda, yakni dengan mendirikan Nahdlatut Tujjar. Sekarang ini kita semestinya juga mampu untuk menguatkan ekonomi warga nahdliyin menghadapi kapital-kapital yang besar dari luar. Oleh sebab itu, menghadirkan kembali spirit Nahdlatu Tujjar sangat penting,” kata Gus Hanan.
Terlepas dari itu semua, Gus Hanan mengapresiasi para pengusaha nahdliyyin Jawa Timur yang menghadiri kegiatan di GOR Hasbullah Said Tambakberas. “Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul dalam kegiatan ini,” ujar salah satu pengasuh di PPBU Tambakberas Jombang ini.
Selain pengusaha dari kabupaten/kota, forum bisnis dan halal bihal tersebut juga dihadiri Sekjen PP (Pengurus Pusat) HPN (Himpunan Pengusaha Nahdliyin) Syamsul B Ibrahim. Dalam kesempatan itu, Syamsul mengawali pidatonya dengan menjelaskan tentang keorganisaian HPN.
Menurutnya, Ketua Umum PP (Pengurus Pusat) HPN periode 2022-2027 adalah Tyovan Ari Widagdo. Tyovan terpilih secara aklamasi sebagai ketua dalam Konferensi Nasional Luar Biasa (Konfernaslub) Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) yang berlangsung di Hotel Patra Semarang, Jawa Tengah, pada 6 Maret 2022.
“Dan, Alhamdulillah tertanggal 28 Maret 2022 surat keputusan dari Kemenkumham terbit untuk HPN pusat. Ini pengalaman saya berorganisasi, proses tercepat,” kata pengusaha restoran di DKI Jakarta ini sembari mengatakan bahwa tidak ada dualisme lagi di HPN.
Syamsul menceritakan bahwa perjalanan HPN sudah 11 tahun. Oleh sebab itu, dirinya berharap HPN tidak diisi oleh orang-orang non-pengusaha. “Kami berharap himpunan yang mewadahi pengusaha nahdliyyin ini mampu memberikan kontribusi dan mengangkat perekonomian warga nahdliyin,” ujarnya.
“Kami di pusat, dalam waktu dekat akan diterima oleh Presiden Joko Widodo. Selanjutnya, kita sekarang lagi mempersiapkan pelantikan dan musyawarah kerja nasional. Begitu HPN pusat dilantik, kita akan ‘berlari kencang’. Menertibkan administrasi di seluruh Indonesia,” pungkasnya












