Dia memperlihatkan penggunaan AI dalam penyampaian informasi. “Saya telah membuat contoh tersebut tanpa biaya hanya dengan memanfaatkan Wifi. Saya menggunakan perangkat lunak AI ‘teks ke ucapan’ dan ‘teks ke video’ secara gratis,” ungkap Kusnaeni.
Menurutnya, perkembangan AI sudah sangat pesat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain di luar negeri. Bahkan, di Eropa, AI telah mengubah proses bisnis di berbagai sektor industri.
Baca Juga: Rakor MKKS SMPN Se-Kabupaten Kediri, Kadis Fokuskan Peningkatan Mutu Pendidikan dan MKKS Yang Solid
“AI juga dianggap sebagai budaya yang paling merisaukan, dan memiliki potensi untuk mengubah peradaban manusia. Melalui diskusi ini, kita akan mengamati perkembangan AI di masa depan,” katanya.
Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) telah mengadakan diskusi publik mengenai pengaruh kecerdasan buatan dalam industri radio. Acara ini dilaksanakan di Auditorium M. Jusuf Ronodipuro RRI Jakarta, pada hari Selasa, tanggal 4 Juli 2023, pukul 09.00 WIB.
Perkembangan kecerdasan buatan telah memberikan dampak yang signifikan pada industri penyiaran radio. Meskipun AI membawa perubahan dalam operasional radio, esensi dari radio seperti keberadaan lokal, personalisasi, dan kesan keakraban tetap terjaga.
LPP RRI dan anggota Dewan Pengawasnya, Mohammad Kusnaeni, menyoroti potensi pemanfaatan AI dalam penyampaian informasi secara efisien dan tanpa biaya tambahan.
Perkembangan AI yang pesat di Indonesia dan di seluruh dunia juga menjadi perhatian, dengan AI dianggap sebagai budaya yang mengubah peradaban manusia.
Diskusi publik ini menjadi wadah untuk mengamati perkembangan AI di masa depan dalam industri penyiaran radio.












