Seorang anggota masyarakat yang juga aktif sebagai relawan dalam kampanye Prabowo-Gibran, yaitu Muarah, menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Sampang, Madura pada hari Jumat (22/12) yang lalu.
Pada pagi hari Jumat sekitar pukul 09.30 WIB, Muarah tengah asyik berbincang dan menikmati minuman bersama temannya di depan suatu toko. Tiba-tiba, muncul dua individu menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax. Keduanya bertubuh kekar, menutupi wajah, dan mengenakan helm.
Baca Juga: Kepergok Hendak Cabuli Nenek 82 Tahun, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Massa
Mereka tiba-tiba berhenti dan mendekati Muarah. Tak lama kemudian, dua kali tembakan melesat mengarah ke arah Muarah. Setelah itu, keduanya langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Muarah segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.
Tim dari Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran akan dikirim ke tempat kejadian untuk mencari informasi terkait insiden penembakan tersebut.
Baca Juga: Bonatua Silalahi Bedah 9 Poin Krusial dalam Salinan Ijazah yang Sempat Dirahasiakan
Habiburokhman, Wakil Ketua TKN, menyatakan bahwa seluruh anggota kader dan relawan yang tergabung dalam Prabowo-Gibran diminta untuk tetap tenang di tengah situasi ini. Beliau juga menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tragis tersebut.
“Ikhtiar kami adalah mengirim tim internal ke Madura guna mencari informasi terkait dan akan kami sampaikan kepada pihak berwajib,” ujar Habiburokhman pada hari Selasa (26/12).
Insiden Penembakan Terhadap Relawan Prabowo-Gibran di Sampang, Madura
Prabowo juga menunjukkan rasa prihatinnya terhadap penembakan yang menimpa Muarah. Dia berharap aparat hukum dapat segera mengungkap motif di balik kejadian tersebut. Prabowo juga bersyukur karena kondisi relawan yang bernama Muarah saat ini telah mengalami peningkatan stabil.