Example floating
Example floating
Tekno Digi

Pendapatan Samsung Anjlok 6% di Tahun 2023, Penyebabnya Mengejutkan!

Alfi Fida
×

Pendapatan Samsung Anjlok 6% di Tahun 2023, Penyebabnya Mengejutkan!

Sebarkan artikel ini
Pendapatan Samsung Anjlok 6% di Tahun 2023, Penyebabnya Mengejutkan!
Pendapatan Samsung Anjlok 6% di Tahun 2023, Penyebabnya Mengejutkan!

MEMO

Pendapatan Samsung Electronics pada Q2 2023 Merosot 6% akibat Pasar Smartphone yang Lesu

Baca Juga: Telkomsel Meloncat Tinggi! Pendapatan Mencapai Rp 57,17 Triliun!

Galaxy Z Flip 5 dan Z Fold 5, Senjata Samsung untuk Bangkit

Pada kuartal kedua tahun 2023, Samsung Electronics berhasil meraih pendapatan sebesar 60,01 triliun won (Rp 707,7 triliun). Namun, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 6% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Menurut laporan dari situs resmi Samsung Newsroom pada Kamis (27/7/2023), penurunan kinerja bisnis ini disebabkan oleh penjualan smartphone yang masih mengalami lesu.

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

Dalam laporan kinerja Samsung tersebut, disebutkan bahwa permintaan pasar untuk smartphone menurun dibandingkan kuartal sebelumnya karena adanya faktor makroekonomi yang masih berlanjut, termasuk tingginya suku bunga dan inflasi.

Divisi Moble eXperience (MX) and Networks yang mengelola bisnis perangkat HP berhasil mencatatkan pendapatan sebesar 25,5 triliun won pada kuartal kedua tahun 2023. Sementara itu, keuntungannya mencapai 3,04 triliun won.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Penurunan penjualan smartphone Samsung terjadi karena efek dari peluncuran seri flagship Galaxy S23 yang memudar pada kuartal pertama tahun 2023. Selain itu, pemulihan pasar yang belum menunjukkan tanda-tanda cerah juga berdampak pada laporan kinerja di kuartal kedua tahun 2023.

Samsung berharap kinerja bisnisnya akan mengalami pertumbuhan yang signifikan di semester II tahun 2023 berkat peluncuran perangkat HP lipat terbaru, yaitu Galaxy Z Flip 5 dan Z Fold 5.

Para analis memprediksi bahwa HP lipat akan menjadi primadona tahun ini, dan pabrikan HP China juga telah mulai gencar memasarkan kategori perangkat serupa.

Galaxy Z Flip 5 dan Z Fold 5 Mendorong Pertumbuhan Bisnis Samsung

Galaxy Z Flip 5 dan Z Fold 5 baru saja dirilis pada Rabu (26/7) di Seoul, Korea Selatan, dan kini sudah dapat dipesan di Indonesia hingga tanggal 17 Agustus mendatang.

Galaxy Z Flip 5 merupakan usaha Samsung untuk tidak kalah dengan pemain China seperti Oppo dan Motorola. Hal ini terlihat dari peningkatan signifikan pada desain dan komponen perangkat, meskipun beberapa aspek lainnya masih mirip dengan generasi sebelumnya.

Galaxy Z Flip 5 hadir dengan layar yang lebih besar, berukuran 3,4 inci, mirip dengan Motorola Moto Razr 40 Ultra. Dengan layar yang lebih besar ini, fungsionalitasnya pun semakin beragam, terutama dalam mengakses widget dan aplikasi.

Selain itu, Samsung juga mengikuti Oppo dengan teknologi lipatan layar yang dinamai ‘Flex Hinge’. Ketika layar dilipat, tidak ada celah atau lubang yang menyebabkan perangkat tidak tertutup dengan sempurna. Mekanisme buka-tutup Galaxy Z Flip 5 terasa lebih mulus, mirip dengan Oppo Find N2 Flip.

Samsung juga menjamin bahwa kedua HP lipat ini tahan banting dan dapat dibuka-tutup hingga 200.000 kali. Keunggulan lainnya adalah sertifikasi anti-debu dan anti-air IP68 yang memastikan perangkat aman untuk digunakan di kolam renang. Material bodi perangkat menggunakan Armor Aluminium Frame yang memberikan ketahanan dan kesan premium.

Dengan berbagai peningkatan tersebut, Samsung memutuskan untuk menaikkan harga jual Galaxy Z Flip 5 sebesar Rp 1 juta dibandingkan dengan generasi sebelumnya. HP ini dibanderol mulai dari Rp 16 juta untuk varian paling murah.

Sementara itu, Galaxy Z Fold 5 tetap memiliki harga yang sama dengan generasi sebelumnya, yaitu mulai dari Rp 25 juta. Bahkan, untuk varian paling mahal, harganya lebih murah Rp 1 juta.

Hal ini tampaknya merupakan strategi Samsung untuk meningkatkan pendapatan dari penjualan Galaxy Z Flip 5 dan sekaligus meningkatkan minat beli pada Galaxy Z Fold 5.

Kita akan menunggu apakah strategi ini berhasil memberikan pertumbuhan yang diharapkan bagi raksasa teknologi asal Korea Selatan ini.

Galaxy Z Flip 5 dan Z Fold 5 Menguatkan Optimisme Samsung di Tengah Penurunan Kinerja

Galaxy Z Flip 5 dan Z Fold 5 menawarkan berbagai peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Perangkat HP lipat ini hadir dengan desain yang lebih menarik, komponen yang lebih canggih, serta tahan banting hingga 200.000 kali buka-tutup.

Selain itu, Samsung juga menambahkan sertifikasi anti-debu dan anti-air IP68 pada kedua perangkat ini. Meskipun harga Galaxy Z Flip 5 mengalami kenaikan sebesar Rp 1 juta, hal ini tidak menyurutkan minat beli konsumen.

Galaxy Z Fold 5, meskipun tetap memiliki harga yang sama dengan generasi sebelumnya, menarik minat dengan fitur-fitur unggulannya. Strategi Samsung dalam meluncurkan produk inovatif ini diharapkan mampu membawa pertumbuhan positif pada kinerja perusahaan di masa mendatang.