Setiap porsi menu disiapkan dengan nilai Rp10.000, disusun berdasarkan komponen gizi seimbang, dan yang terpenting, berada di bawah pengawasan ketat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menjamin kualitasnya.
Proses distribusi juga dirancang efektif dan humanis. Tim SPPG bertugas melakukan dropping ke titik yang disepakati, dan selanjutnya Tim Pendamping Keluarga (TPK) akan mengantarkan langsung makanan hingga ke tangan para penerima manfaat.
“Program ini bukan hanya bantuan sesaat, tapi bagian dari strategi pembangunan jangka panjang untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia. Kami akan pastikan pelaksanaannya terintegrasi, diawasi, dan berkelanjutan,” tegas Arief Cholisudin, Kepala DP3AP2KB Kota Kediri.












