Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Pemkot Kediri Gelar Sosialisasi dan Pengenalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Hafida Hakimatul
×

Pemkot Kediri Gelar Sosialisasi dan Pengenalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sebarkan artikel ini
Pemkot Kediri Gelar Sosialisasi dan Pengenalan Program Makan Bergizi

Kediri, Memo

Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melakukan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada segenap Masyarakat, pada selasa 15 Juli 2025. Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha (Gus Qowim), melaunching program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kategori 3B.

Baca Juga: Uang Perangkat Desa Rp 613 Juta Mengalir ke Pemkab, Kabag Umum Mustika Terseret dalam Lingkaran Aliran Uang

Menurutnya, program ini adalah lanjutan dari kebijakan Presiden Prabowo dan sesuai dengan visi, misi, serta Sapta Cita Kota Kediri.

“Kondisi ibu hamil yang rentan, kebutuhan anak-anak balita untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang untuk tumbuh sehat, serta kebutuhan ibu menyusui untuk nyaman menjadi alasan utama mengapa gizi yang memadai harus dipenuhi.

Baca Juga: Skandal Seleksi Perangkat Desa Kediri Terbongkar, Unisma Akui Proses Ujian Tidak Benar Harus Dicabut

Dengan memulai upaya ini sejak dini, saya yakin bahwa usaha membangun generasi Indonesia Emas pada tahun 2045 akan berhasil,” Ungkapnya.

Dengan harapan penuhpelaksanaan program tersebut dapat berjalan dengan lancar dan berhasil untuk menuju Indonesia emas, karena mngingat pentingnya upaya untuk pemenuhan gizi yang seimbang balita non-PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Baca Juga: Sidang Tipikor Ungkap Perusahaan Anggota DPRD dari PDIP Kediri, Borong Proyek Konsumsi hingga Laptop

Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, Arief Cholisudin, menyampaikan bahwa program MBG untuk kategori 3B tidak hanya ditujukan pada masyarakat menengah ke bawah, tetapi juga tersedia bagi semua kalangan.

Sampai saat ini, sudah ada 1. 176 orang yang menerima manfaat di 33 kelurahan di Kota Kediri dan siap menerima bantuan tersebut, meskipun belum mencakup seluruh wilayah kota. Harapannya ada penambahan mitra dari Badan Gizi Nasional (BGN) agar cakupan program ini bisa lebih luas.