Example floating
Example floating
Life Style

Pembekuan Darah dan Trombosit Rendah Akibat Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Alfi Fida
×

Pembekuan Darah dan Trombosit Rendah Akibat Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Sebarkan artikel ini
Pembekuan Darah dan Trombosit Rendah Akibat Vaksin Covid-19 AstraZeneca
Pembekuan Darah dan Trombosit Rendah Akibat Vaksin Covid-19 AstraZeneca

“Waktu surveilans aktif dilaksanakan dari Maret 2021 hingga Juni 2022, dan tidak ada laporan kasus trombosis atau pembekuan darah akibat vaksin AstraZeneca,” ujarnya.

Risiko dan Surveilans Efek Samping Vaksin AstraZeneca

Meskipun surveilans aktif telah selesai, Komnas KIPI masih melakukan surveilans pasif terhadap gejala atau penyakit yang dicurigai terkait dengan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Langkah Hijau Volume Sampah Ramadhan Di Bondowoso Potensi Meningkat Sarkaspace Hadirkan Drop Box Khusus Botol Plastik Untuk Jaga Kebersihan Kota

“Kami masih menunggu laporan tentang kejadian yang dicurigai sebagai efek samping vaksin. Sampai saat ini, belum ada laporan tentang gangguan pembekuan darah akibat vaksin AstraZeneca,” kata dr. Nadia.

Dr. Nadia menegaskan bahwa efek samping atau KIPI dari vaksin AstraZeneca biasanya terjadi dalam rentang waktu empat sampai 42 hari setelah vaksinasi dan paling lama enam bulan setelah vaksinasi. Oleh karena itu, TTS yang terjadi lebih dari enam minggu setelah vaksinasi hampir pasti tidak disebabkan oleh vaksin AstraZeneca.

Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena hingga saat ini belum ada laporan atau gejala yang terkait dengan gangguan pembekuan darah,” tambahnya.

TTS adalah kondisi langka yang menyebabkan pembekuan darah dan penurunan jumlah trombosit. Meskipun jarang terjadi, kondisi ini bisa menyebabkan gejala serius, terutama jika terjadi di otak, seperti pusing dan mual, serta dapat menyebabkan perdarahan dan memar pada titik suntikan jika jumlah trombosit menurun.

Baca Juga: Fakta!!! Penumpang Daop 7 Madiun Meningkat 4,6 Persen pada Masa Nataru 2025/2026 Dibanding Tahun Sebelumnya

Pentingnya Pemahaman Efek Samping Vaksin AstraZeneca: Tinjauan Komprehensif

Meskipun demikian, masyarakat perlu memahami bahwa efek samping dari vaksin AstraZeneca biasanya terjadi dalam waktu empat hingga 42 hari setelah vaksinasi, dan jarang terjadi lebih dari enam bulan kemudian. Dalam hal ini, TTS yang terjadi lebih dari enam minggu setelah vaksinasi hampir pasti bukan disebabkan oleh vaksin AstraZeneca.

Selain itu, Komnas KIPI masih aktif dalam melakukan surveilans terhadap gejala yang dicurigai terkait dengan vaksinasi Covid-19. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap tenang dan memahami bahwa belum ada laporan atau gejala yang terkait dengan gangguan pembekuan darah akibat vaksin AstraZeneca.