Example floating
Example floating
Home

Pembatasan Subsidi Pertalite Berlaku Per 1 Oktober, Masyarakat Frustasi

A. Daroini
×

Pembatasan Subsidi Pertalite Berlaku Per 1 Oktober, Masyarakat Frustasi

Sebarkan artikel ini
ooperator spbu jombang teledor

Jakarta, Memo

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu memprediksi pembatasan BBM subsidi, Pertalite dan Biosolar, akan membuat masyarakat frustrasi.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Yannes menyoroti berbagai hal seputar pembatasan BBM subsidi, salah satunya penerapan QR Code dari Pertamina. QR Code ini nantinya akan memilah warga mana saja yang boleh mengisi BBM subsidi dan yang tidak di SPBU.

Penerapan QR Code di SPBU dan proses pendaftaran yang makan waktu lama, dikatakan Yannes bisa menimbulkan gejolak, terutama pada tahap awal implementasi kebijakan pembatasan.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

“Proses pendaftaran dan verifikasi yang rumit atau memakan waktu dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan frustrasi bagi masyarakat, terutama mereka yang kurang familiar dengan teknologi atau memiliki akses terbatas ke internet,” kata dia kepada CNNIndonesia.com, Kamis (29/8).

Ketidakpuasan dan frustrasi dia sebut juga dapat meluas hingga memicu aksi protes atau unjuk rasa, terutama jika masyarakat merasa proses pembatasan tidak adil atau justru merugikan.

Baca Juga: Kapolri Instruksikan Polda Se-Indonesia Patroli SkalaBesar Malam Ini | Memo News

“Kelompok-kelompok yang merasa paling terdampak, seperti masyarakat berpenghasilan rendah mungkin akan lebih rentan terhadap gejolak sosial yang berpotensi terjadi,” tururnya.