Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Humaniora

Pekerja Seni Menangis di Tepi Jalan Tak Kuat Bayar Utang

A. Daroini
×

Pekerja Seni Menangis di Tepi Jalan Tak Kuat Bayar Utang

Sebarkan artikel ini
Pekerja Seni Menangis di Tepi Jalan Tak Kuat Bayar Utang

Selain Wayoko, turut pula pelaku seni lainnya ikut aksi jualan pelengkapan kerjanya. Seperti dalang, dan perias manten, mereka mengaku sudah putus asa dan tidak kuat menjalani kondisi seperti sekarang ini, karena sejak pandemi sudah tidak pentas lagi.

Dalam menjual perlengkapan kerjanya, para pelaku seni juga memasang berbagai poster yang salah satunya bertuliskan “Dijual untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup”. Wayoko mengaku, bahwa usahanya tersebut dahulunya mendapat pinjaman dari bank .

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

“Karena terdampak pandemi COVID-19 , kami tidak bisa mengangsur cicilan di bank. Kami berniat menjualnya di pinggir jalan, karena ramai banyak kendaraan yang lewat. Kalau dijual lewat media sosial tidak laku,” terangnya.