Kediri, Memo
Kumandang takbir, tahlil, dan tahmid mengiringi datangnya Hari Raya Idul Fitri, menandai berakhirnya ibadah puasa Ramadan bagi umat Islam.
Di Kabupaten Kediri, masyarakat memadati Masjid An-Nur Pare untuk menunaikan Salat Id berjamaah. Salat Id tahun ini diimami oleh Kyai Muhib Alhafid, dengan khotbah yang disampaikan oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz.
Baca Juga: Ikbal Sermaf Sebut Ada Aktor Intelektual Dibalik Kasus Suap Perangkat Desa Kediri
Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Moh. Solikin, turut hadir bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kesempatan tersebut. Setelah Salat Id, Moh. Solikin menyampaikan bahwa Idul Fitri adalah momen istimewa untuk bersilaturahmi, mempererat persaudaraan, dan menjaga keharmonisan di Kabupaten Kediri.
Ia menekankan pentingnya saling memaafkan sebagai tanggung jawab bersama untuk keharmonisan warga masyarakat.
Selain itu, Moh. Solikin juga mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan masing-masing. Bagi pemudik, ia mengimbau untuk berhati-hati selama perjalanan dan memastikan rumah terkunci saat ditinggal.
Pemerintah Kabupaten Kediri juga memfasilitasi program “Balik Gratis” bagi pemudik dengan rute Kediri–Jakarta. Program ini akan dilaksanakan pada 6 April 2025, dengan pendaftaran yang telah dibuka sejak 14 Maret 2025 dan akan ditutup setelah kuota terpenuhi. ( Adv/ Ko0minfo )












