“Kejadian tersebut dipicu oleh dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh warga dari Lanny Jaya, terhadap warga Nduga, atas nama Yonas Kelnea (48). Korban diduga dibunuh akibat permasalahan keluarga,” kata Budi Arif.
“Pada Minggu (9/1/2022) bentrokan kembali pecah. Kedua kubu masyarakat saling serang menggunakan alat perang tradisional. Namun pihak TNI dan kepolisian yang bersiaga berhasil membubarkan massa,” tambahnya.
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan
Akibat dari bentrokan tersebut, Budi Arif menyebutkan, terdapat satu korban meninggal dunia, 22 orang mengalami luka-luka, empat unit honai terbakar, 35 unit rumah habis terbakar, dua unit mobil dan empat unit motor terbakar.












