“Banyak pedagang yang sampai sekarang belum kembali berjualan. Pembeli juga makin sedikit. Kami butuh perhatian dan langkah nyata dari pemerintah, bukan hanya janji,” tambahnya.
Tak hanya mengeluh, Suhani juga menyampaikan ide kreatif untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi di Pasar Legi.
Baca Juga: Publikasi Media Terjun Bebas, Sinergi Pemkab Blitar dan Pers Dipertanyakan
“Kami ingin pasar ini dijadikan destinasi wisata belanja. Bisa dihias dengan bunga, diberi spot selfie, dan dibuat lebih menarik bagi anak muda. Dengan begitu, pasar akan kembali ramai dan hidup,” jelasnya penuh semangat.
Suhani menegaskan, yang paling dibutuhkan pedagang saat ini adalah konsistensi pemerintah dalam menganggarkan dana revitalisasi pasar serta perhatian terhadap pedagang lama yang telah berpuluh tahun menggantungkan hidup di Pasar Legi.
Baca Juga: Polemik SDN Tlogo 2 Blitar Jadi KDMP Bupati Tegaskan Pendidikan Prioritas Utama
“Harapan kami sederhana, pemerintah jangan lepas tangan. Anggaran pasar harus terus diperhatikan dan jangan lupakan kami para pedagang lama yang sudah ikut membesarkan pasar ini,” pungkasnya.
Kunjungan Mas Ibin yang semula diharapkan membawa angin segar bagi para pedagang, kini justru meninggalkan rasa kecewa. Para pedagang berharap, ke depan Wali Kota Blitar bisa lebih terbuka terhadap aspirasi mereka bukan sekadar hadir, tapi juga mendengarkan.**
Baca Juga: Dibekukan PCNU, MWC Sutojayan Justru Banjir 1.000 Jamaah di Pengajian Ahad Pon!












