MEMO – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengambil langkah luar biasa dengan menetap di kawasan Gunung Anyar untuk langsung memimpin penanganan banjir. Dengan menggandeng puluhan unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), ia mengawasi proses penyedotan genangan air yang melanda wilayah tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya, @ericahyadi_, ia menuliskan, “PANTANG PULANG SEBELUM SURUT”, sembari membagikan momen dirinya berkeliling Surabaya menggunakan sepeda motor untuk memantau lokasi terdampak banjir. Eri bahkan turun tangan mengarahkan mobil-mobil pompa untuk menyedot air di kawasan Tenggilis Mejoyo.
Banjir yang terjadi di Surabaya dipicu oleh hujan deras yang berlangsung lama, menyebabkan sungai-sungai meluap dan air tidak dapat mengalir ke laut. Kondisi ini memperparah genangan yang merendam sejumlah wilayah, termasuk Gunung Anyar dan Rungkut Menanggal.
“Lebih dari 30 tahun, baru kali ini terjadi banjir seperti ini di wilayah Gunung Anyar,” ujar Camat Gunung Anyar, Ario Bagus Permadi. Ia menambahkan bahwa banjir juga dipengaruhi oleh letak geografis kawasan selatan Gunung Anyar, yang menjadi muara sungai perbatasan antara Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.
Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik












