Program dengan tema yang sangat spektakuler yakni ‘Stories Across Borders: A Digital Storytelling Project Among Indonesian and Philippine Students’, mempertemukan santri Padepokan Kiai Mudrikah dan siswa MAN 2 Pamekasan, bersama para pelajar di Filipina.
“Kolaborasi tersebut juga menjadi unik karena menggabungkan pertukaran budaya, literasi digital dan semangat kemanusiaan dari dua negara berbeda, Indonesia dan Filipina. Sekaligus bentuk nyata bahwa pesantren mampu menjadi garda depan membangun jejaring pendidikan lintas negara,” kata Direktur IBS Padepokan Kiai Mudrikah, Achmad Muhlis, Kamis (7/8/2025).
Program tersebut juga dijadikan ajang untuk bertukar pikiran relasi serta wujud komitmen terhadap pendidikan sehingga dapat berpikir secara global sekaligus menjadikan terobosan bagi santri untuk mengenal budaya luar.
“Salah satu pencapaian dari program tersebut sangat banyak yakni lahirnya 8 buku digital story telling yang akan segera diterbitkan dengan ISBN dan perlindungan HKI. Buku-buku ini menyajikan cerita-cerita inspiratif tentang persahabatan, budaya, dan nilai-nilai lokal dari Indonesia dan Filipina,”ujarnya.
Baca Juga: Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini












