Orang Miskin di Indonesia Jumlahnya Bertambah. Badan Pusat Statistik (BPS) memberi catatan penting perihal data terbaru orang miskin di Indonesia. Jumlahnya melonjak drastis. Sekarang angkanya capai 1,13 juta orang.
Kepala BPS Suhariyanto membandingkan dxari data sebelumnya. Pada September 2020 jumlahnya 27,55 juta orang. Ini naik sekitar 1,13 juta orang dibanding pada bulan Maret 2020, dengan angka 26,42 juta orang.
Sementara itu, nila dibnandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni September 2019 jumlah orang miskin naik 2,76 juta orang.
“Demikian dibandingkan dengan September 2019 hingga September 2020 Persentase orang miskin meningkat dari 9,22% menjadi 10,19%, naik 0,97% setara dengan 2,76 juta orang,” kata Suhariyanto
Garis kemiskinan, menurut data BPS adalah nilai pengeluaran minimum makanan dan kebutuhan non-makanan yang harus dipenuhi agar tidak dikategorikan miskin.
Orang miskin adalah mereka yang memiliki pengeluaran rata-rata per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.
Pada September 2020, BPS merekam komoditas makanan yang memberikan kontribusi terbesar pada garis kemiskinan, baik di daerah perkotaan maupun di daerah pedesaan, secara umum hampir sama. Beras masih berkontribusi terbesar, yaitu 16,58% di daerah perkotaan dan 21,89% di daerah pedesaan.
“Garis kemiskinan per kapita per bulan pada September 2020 adalah IDR 458.947. Dari komposisi ini, 73,87 persen untuk komoditas pangan,” jelasnya.
Dia menambahkan bahwa konsonan garis kemiskinan terdiri dari jalur kemiskinan pangan dan bukan makanan. Kontribusi terbesar untuk garis kemiskinan adalah komoditas pangan. Akibat pademi covid 19, orang miskin indonesia benar benar bertambah.












